Kebutuhan Meningkat, Pertamina Bakal Tambah Kuota Solar untuk Sumbar

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pertamina bakal menambah kuota solar nasional untuk masyarakat termasuk di Sumbar.

DPRD Sumbar mengadakan rapat bersama dengan pihak Pertamina. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pertamina bakal menambah kuota solar nasional untuk masyarakat termasuk di Sumbar.

Langgam.id – Pertamina bakal menambah kuota solar nasional untuk masyarakat karena meningkatnya permintaan saat bulan Ramadan. Penambahan kuota solar juga bakal diberikan untuk wilayah Sumatra Barat (Sumbar).

Sales Area Manager Pertamina Sumbar Narotama Aulia Fazri menjelaskan kuota solar yang diberikan pusat untuk Sumbar pada tahun 2022 ada sekitar 417 ribu kiloliter. Solar itu terbagi antara kuota untuk industri dan kuota solar untuk masyarakat.

“Dan yang beredar itu ada terbagi di industri yang membutuhkan kuota solar dan ada yang di masyarakat yang beredar di SPBU semuanya ada sekitar 411.028  kiloliter,” katanya saat rapat bersama anggota dewan di Gedung DPRD Sumbar, Selasa (13/4/2022).

Dia menjelaskan, dari semua kuota di tahun ini sampai bulan Maret harusnya sebanyak 111.349 kiloliter. Namun realisasinya sampai sekarang sudah mencapai 105.774 kiloliter untuk Sumbar. Artinya terjadi over kuota dari jumlah yang ditetapkan.

“Kami sudah over kuota sebanyak104,3 persen dari kuota yang ditetapkan oleh pemerintah melalui BPH Migas,” katanya.

Menurut Naro, dapat diinformasikan bahwa sampai saat ini pihaknya tidak lagi melakukan pembatasan kuota solar sesuai arahan manajemen Pertamina di pusat.

Kebijakan ini dilakukan demi menciptakan kestabilan terutama di saat musim bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2022.

“Selain itu dari manajemen di pusat sekarang mungkin juga terus berkoordinasi untuk menambahkan kuota solar nasional,” katanya.

Naro menjelaskan, saat ini secara nasional ada usulan penambahan kuota solar sebanyak 15,1  juta kiloliter untuk seluruh Indonesia.

Hal ini diusulkan setelah melihat permintaan atau demand yang terjadi saat ini akibat percepatan recovery pasca Covid-19 dan pesatnya peningkatan pertumbuhan industri.

“Usulan demand itu ada sekitar 17 juta kiloliter, jadi ada usulan untuk meningkatkan kuota solar di tahun 2022 ini,” katanya.

Saat ini proses itu masih berlangsung di pusat, sehingga pihaknya belum mengetahui finalisasinya seperti apa. Termasuk berapa jatah yang akan diberikan untuk Sumbar nantinya.

Baca juga: Kuota Solar untuk Sumbar Ditambah 10 Persen, Pertamina Minta Pengawasan Bersama

“Bagaimana nantinya akan kami update lebih lanjut, tetapi yang jelas ada seperti itu,” ujarnya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kronologi Wagub Vasko Kecelakaan di Solok, Tabrak Tumpukan Pasir dan Truk Parkir
Kronologi Wagub Vasko Kecelakaan di Solok, Tabrak Tumpukan Pasir dan Truk Parkir
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Bekas luka diduga karena air panas yang dialami bayi tersebut. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung: Diselamatkan Tetangga, Badan Penuh Bekas Luka
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan pasangan suami istri. (Foto: Polres Solok)
Pilu Pasangan Suami Istri Meninggal Ditabrak Truk di Solok, Balita Korban Patah Kaki
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Menakar Nyali Irjen Djati “Bersih-bersih” Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda