Kawasan GOR Haji Agus Salim Padang Ditutup Akhir Pekan Ini

semen padang fc akan segera uji coba

Lapangan GOR Haji Agus Salim. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Kawasan GOR H Agus Salim Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) ditutup selama dua hari yaitu Sabtu sampai Minggu atau 23 sampai 24 Januari 2021. Hal ini merupakan hasil keputusan rapat bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dengan pihak kepolisian.

Ihwal penutupan GOR H Agus Salim ini dibenarkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Bustavidia. Dikatakannya, upaya tersebut dilakukan untuk menghindari penyebaran covid-19.

“Ini sesuai permintaan dari Polda Sumbar, tadi rapatnya. Hanya Sabtu dan Minggu besok saja,” kata Bustavidia dihubungi langgam.id, Kamis (21/1/2021).

Dia mengungkapkan selama penutupan, seluruh aktivitas di GOR H Agus Salim ditiadakan. Begitupun untuk jual beli para pedagang.

“Yang membuat ramai kan dengan adanya pedagang itu. Makanya dihentikan, nanti jadi klaster. Masyarakat masih banyak tidak sadar, kasus positif dan meninggal banyak,” jelasnya.

Seperti diketahui, kawasan GOR H Agus Salim selain menjadi pusat lokasi olahraga, belakang mulai menjamur berbagai macam para pedagang. Bahkan tak jarang setiap sorenya, kawasan tersebut kendaraan yang melintas tersendat. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi