Kasus Kecelakaan di Sumbar Turun pada 2024, Tapi Jumlah Korban Naik

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyebutkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas (lalin) menurun sepanjang tahun 2024. Kendati demikian, untuk jumlah korban dan kerugian justru

Ilustrasi kecelakaan. [foto: canva.com]

Langgam.id – Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyebutkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas (lalin) menurun sepanjang tahun 2024. Kendati demikian, untuk jumlah korban dan kerugian justru meningkat.

Suharyono menjelaskan bahwa penurunan angka kecelakaan di tahun 2024 tercatat sebanyak 6,7 persen.

“Angka kecelakaan mengalami penurunan sebanyak 3.393 kasus. Sementara pada 2023 terjadi 3.624 kasus,” ujar Suharyono pasca konferensi pers laporan akhir tahun di Mapolda Sumbar, Selasa (31/12/2024).

Meski angka kecelakaan menurun di tahun 2024, terang Suharyono, namun korban meninggal dan luka berat serta kerugian malah meningkat.

Suharyono mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal sebanyak 323 orang. Artinya mengalami kenaikan 4,33 persen. Untuk tahun lalu hanya sebanyak 309 orang.

“Korban luka berat juga naik di tahun ini sebanyak 306 orang, di mana sebelumnya hanya 204 orang saja,” jelasnya.

Kemudian, kata Suharyono, untuk korban luka ringan sebanyak 4.122 orang. Namun e-Tilang mengalami penurunan 579 kasus dari 46.667 kasus di tahun lalu. (Iqbal/yki)

Baca Juga

Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran
Sebanyak lima orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan beruntun di Jalur Padang-Bukittinggi tepatnya di Nagari Panyalaian,
Polisi Ungkap Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Truk Trailer, Pemotor hingga Warga di Warung
Kecelakaan Beruntun di Ruas Jalan Padang Panjang - Bukittinggi, Sementara 5 Orang Meninggal Dunia
Kecelakaan Beruntun di Ruas Jalan Padang Panjang – Bukittinggi, Sementara 5 Orang Meninggal Dunia
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga