Langgam.id – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Sumatra Barat (Sumbar), Brigjen Pol Solihin, meminta masyarakat agar melihat kasus bom rakitan yang melibatkan R, siswa MAN 3 Padang tersebut secara utuh.
Menurut jenderal bintang satu ini, R juga merupakan seorang anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
“Anak ini juga korban. Berikan kesempatan kepada penyidik untuk mendalami semuanya,” kata Solihin di Mapolda Sumbar, Jumat (17/7/2026).
R diketahui membawa dan meledakan bom rakitan di sekolah diduga karena sering mendapat perundungan dari temannya. Kasus ini terus didalami kepolisian.
Solihin meminta publik memberikan waktu kepada penyidik bekerja mendalami kasus ini. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 12 orang saksi untuk mengungkap secara utuh latar belakang serta rangkaian peristiwa tersebut.
“Sudah 12 saksi yang diperiksa. Berikan kesempatan kepada penyidik untuk mendalami kasus ini,” ujarnya sembari menegaskan pemeriksaan masih akan terus dilakukan dari berbagai pihak.
Sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan berasal dari berbagai unsur, di antaranya kepala sekolah, guru bimbingan konseling (BK), wali kelas, satpam sekolah, beberapa siswa yang satu angkatan dengan R, serta pihak-pihak lain yang dianggap mengetahui kondisi korban maupun dugaan perundungan yang dialaminya. (WAN)

![Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin. [foto: Irwanda Saputra]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-22-at-13.42.15.jpeg?resize=200%2C150&ssl=1)




