Kasus Bayi Alceo, Keluarga Sebut RSUP M Djamil Kerahkan Karyawan Jadi Buzzer 

Langgam.id – Keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika mengungkapkan bahwa RSUP M Djamil mengerahkan karyawan untuk memberikan komentar negatif di sosial media terkait berita viral bayi Alceo.

Kasus meninggalnya Alceo sebelumnya viral di sosial media, usai ibu dari bayi tersebut Nuri Khairma membagikan kekecewaannya atas pelayanan di RSUP M Djamil yang diduga tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta malpraktik yang berujung dengan meninggalnya Alceo. Bayi 14 tahun ini dirawat selama sepekan di RSUP M Djamil akibat luka bakar.

Doris Flantika ayah dari Alceo mengaku mendapatkan informasi dari kolega dan kenalan yang bekerja di RSUP M Djamil bahwa ada perintah dari rumah sakit untuk memberikan komentar negatif di pemberitaan Alceo di sosial media. 

“Kami mendapatkan info itu dari kenalan yang bekerja di sana. Mereka meneruskan pesan tentang perintah itu kepada kami,” ujarnya, Rabu (22/4/2025).

Selain itu, sambung Doris juga ada pesan yang berisikan ancaman bagi karyawan RSUP M Djamil yang membagikan berita tentang kematian bayi Alceo di sosial media. 

“Tindakan seperti ini bahaya sekali. Kalau ini tidak diubah, mereka merasa jumawa dan seakan tidak tersentuh hukum,” sambung Doris.

Tudingan ini juga diungkap Nuri Khairma ibu Alceo bahwa pihak RSUP M Djamil Padang juga akan memberikan imbalan kepada karyawan yang menulis komentar negatif di akun Instagram Nuri.

“Jadi untuk seluruh karyawan rumah sakit ini, yang mau berkomentar negatif di postingan saya atau pun di berita-berita tersebar itu akan diberikan reward Rp5 ribu per komentar. Dan yang memberikan komentar positif atau share akan mendapatkan sanksi. Kurang lebih seperti itu pesan perintahnya,” beber Nuri.  

RSUP M Djamil Padang Bantah

Sementara itu, Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas membantah tudingan keluarga pasien tersebut. Pihaknya saat ini fokus kepada peningkatan pelayanan.  

“Sejauh ini kami terus fokus pada peningkatan pelayanan. Terkait buzzer dan pemberian imbalan, lebih tepatnya tanyakan kepada yang memberikan informasi,” tambahnya.(fx)

Baca Juga

Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Sudah 2 Minggu, Audit Internal RSUP M Djamil Padang Soal Kematian Bayi Alceo Belum Ada Hasil 
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Padang Bantah Palsukan Surat Kematian Bayi Alceo, Akui Kesalahan Administrasi
Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan
Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil
Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil