Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit

Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)

Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)

Langgam.id – Viral ramai warga antre untuk menaiki alat penyeberangan berupa rakit di aliran sungai Batang Anai tepatnya di Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar).  

Tindakan cukup berbahaya yang dilakukan warga ini terpaksa dilakukan karena Jembatan Anduring yang menjadi akses penghubung antar nagari tersebut putus akibat banjir bandang akhir November 2025. 

Dari video yang beredar, rakit yang terbuat dari kayu dan drum itu tidak hanya membawa warga, tapi juga mengangkut sampai lima unit sepeda motor untuk sekali penyeberangan.  

Informasinya, jika masyarakat ingin menggunakan rakit untuk menyeberang tidak ada nominal wajib terkait pembayaran. Hanya perlu seikhlasnya, dan ada enam orang yang membantu mendorong rakit.  

Camat 2×11 Kayu Tanam, Junaidi Syah mengatakan, ada dua rakit yang dibuat secara swadaya masyarakat. Sebelumnya, jembatan darurat sempat dibangun namun rusak terbawa arus.  

“Penyeberangan menggunakan rakit ini telah berlangsung sejak satu bulan ini. Kalau debit air sungai besar, rakit tidak beroperasi,” ujar Junaidi  kepada langgam.id, Senin (4/5/2026). 

Jika debit air sungai besar, kata Junaidi, masyarakat harus menunggu air surut. Pilihan lain, masyarakat terpaksa memilih jalur alternatif yang cukup jauh. 

“Jadi putusnya Jembatan Anduring ini sangat berdampak ke warga.  Karena jembatan ini penghubung tiga nagari di antaranya Nagari Kayu Tanam, Nagari Kayu Guguak, Nagari Anduring,” ucapnya.  

Ia mengungkap pembangun jembatan permanen saat ini masih berproses. Untuk sementara, jembatan darurat akan dibangun kembali secepatnya. 

“Jangka panjangnya memang jembatan permanen, tapi itu masih belum dan berproses. Jangka pendeknya akan dibangun kembali jembatan darurat yang lebih kuat,” tuturnya.  (*)

Baca Juga

Kronologi Daihatsu Sigra Hilang Kendali di Kayu Tanam, 3 Orang Luka
Kronologi Daihatsu Sigra Hilang Kendali di Kayu Tanam, 3 Orang Luka
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat pengawasan terhadap travel umrah yang belum mengantongi izin operasional.
Kemenhaj Sumbar Akan Tindak Tegas Travel Umrah Tak Berizin
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu