Jembatan Kayu Tanam Sudah Bisa Dilewati, Kekhawatiran Pemprov Berkurang

Jalur satu arah atau one way di rute Padang-Bukittinggi kembali diberlakukan pada arus mudik dan balik Idul Fitri 2024. Dalam pengumuman

Jalur Padang-Bukittinggi melewati Kayu Tanam, Padang Pariaman. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id - Jembatan Batang Kalu di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman sudah selesai dan bisa kembali dilewati kendaraan sejak Kamis (30/5/2019).

Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit meresmikan pemakaiannya pada Kamis. "Alhamdulillah jembatan ini telah selesai tepat waktu. Ini semua tidak lepas dari kerja keras Kementeriaan Pekerjaan Umum dan tidak kalah penting dukungan dari masyrakat sekitar," katanya, sebagaimana dilansir Humas Pemprov Sumbar.

Jembatan ini roboh pada November 2018 setelah dilanda air sungai yang meluap. Sejak saat itu, jalur Padang-Bukittinggi yang dihubungkan jembatan tersebut sering terganggu karena macet.

Wagub bersyukur jembatan sudah dapat digunakan sebelum arus mudik lebaran. "Kita sempat khawatir. Bila pembangunan jembatan ini tidak selesai sebelum lebaran idul fitri tahun ini, tentu bisa menimbulkan kemacetan total ketika arus mudik, apalagi tahun ini jumlah pemudik ke Sumbar diprediksi meningkat 30-40 persen," katanya.

Atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat. Wagub menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah terutama Kementerian Pekerjaan Umum yang telah bekerja dengan baik tepat waktu.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang Aidil Fikri mengatakan, jembatan mulai dikerjakan sejak Maret 2019 atau sekitar 2,5 bulan yang lalu. Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 10 meter itu memakan biaya lebih dari Rp10 miliar.

"Semoga jembatan ini dapat memperlancar arus mudik di Sumbar. Jika volume kendaraan meningkat menjelang lebaran, maka dua jembatan darurat yang digunakan selama pembangunan jembatan Batang Kalu dapat dioperasikan kembali," ujarnya. (*/SS)

Baca Juga

Tergerus Air Sungai, Gubernur Sumbar Cek Kerusakan Jembatan Pasar Tandikek
Tergerus Air Sungai, Gubernur Sumbar Cek Kerusakan Jembatan Pasar Tandikek
Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Padang Panjang melakukan penutupan jalur alternatif Padang-Bukittinggi yang melewati Batu Palano bagi kendaran roda empat.
Hari Ini, Sistem One Way Padang-Bukittinggi Diberlakukan Lebih Cepat
Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Bina Konstruksi (PSDABK) Sumbar berhasil membenahi aliran sungai Lubuk Hantu di Nagari Aia Angek, Kecamatan
Perbaikan Aliran Sungai Lubuak Hantu di Aia Angek Tuntas, Badan Jalan Telah Dibersihkan
Pelaksanaan jalur satu arah atau one way di rute Padang-Bukittinggi memasuki hari keempat pada Kamis (11/4/2024). One way ini akan berakhir
Jalur Satu Arah 11-15 April 2024, Padang-Bukittinggi via Malalak
Jalur satu arah atau one way di rute Padang-Bukittinggi mulai dilaksanakan besok, Minggu (7/4/2024). One way ini akan digelar hingga 15
Jalur Satu Arah Padang-Bukittinggi Mulai Berlaku Besok, Ini Waktu Penerapannya
Perubahan rute terjadi pada manajemen rekayasa lalu lintas sistem satu arah (One Way) di jalur Padang-Bukittinggi saat arus mudik dan balik
Rute Jalan Satu Arah Padang-Bukittinggi Kembali Berubah, Dibagi Berdasarkan Waktu Pelaksanaan