Hari Ini, Sistem One Way Padang-Bukittinggi Diberlakukan Lebih Cepat

Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Padang Panjang melakukan penutupan jalur alternatif Padang-Bukittinggi yang melewati Batu Palano bagi kendaran roda empat.

Jalur alternatif Padang-Bukittinggi melewati Batu Palano. [foto: tribratanews.sumbar.polri.go.id]

Langgam.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat mempercepat pemberlakuan jalan satu arah atau one way Padang-Bukittinggi pada Minggu (14/4/2024) dan Senin (15/4/2024).

Guna mengantisipasi potensi kemacetan, pemberlakuan sistem one way dipercepat dari sebelumnya pukul 12.00 WIB, dipercepat menjadi sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Pada dua hari ini, rute one way juga diubah dari Padang menuju Bukittinggi via Padang Panjang, dan dari Bukittinggi ke Padang via Malalak.

"Bersama ini kami sampaikan informasi, berdasarkan kondisi di lapangan, Sabtu 13 April 2024, dan berdasarkan evaluasi oleh Ditlantas Polda Sumbar dengan Dishub Prov. Sumbar, pelaksanaan One Way System untuk hari Minggu 14 April 2024 Padang-Bukittinggi via Padang Panjang, Bukittinggi-Padang via Malalak, dan mulai pemberlakuan pukul 11.00 WIB-17.00 WIB," demikian pengumuman tersebut.

Dari evaluasi, pelaksanaan sistem one way selama libur Lebaran tahun ini, cukup efektif mengurangi kemacetan di jalur Padang - Bukittinggi.

Jalur ini, merupakan jalur langganan macet setiap tahunnya, karena ramainya kendaraan yang melintasi, baik menuju Padang, maupun sebaliknya menuju Kota Bukittinggi. (*/Fs)

Baca Juga

Korban Terakhir di Agam Ditemukan, Total Korban Meninggal Galodo Sumbar Jadi 62 Orang
Korban Terakhir di Agam Ditemukan, Total Korban Meninggal Galodo Sumbar Jadi 62 Orang
Seorang turis asal Prancis berjenis kelamin laki-laki bernama Thuleau Aurore (29 tahun) meninggal usai ditimpa pohon tumbang di kamar
WN Prancis Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang di Padang
Gubernur Sumbar Usulkan Pembangunan Flyover Lembah Anai ke Presiden
Gubernur Sumbar Usulkan Pembangunan Flyover Lembah Anai ke Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi)) memerintahkan Kementerian PUPR untuk menambah jumlah sabo dam di Sumatra Barat (Sumbar). Hal itu dilakukan untuk mencegah bencana banjir bandang
Butuh 56 Sabo Dam Atasi Banjir Lahar Dingin di Sumbar, Jokowi: Sekarang Baru Ada Dua
Jokowi mengatakan, bahwa akibat bencana banjir bandang yang melanda Sumbar beberap waktu lalu, menyebabkan 625 rumah warga mengalami
159 Rumah Rusak Berat Akibat Banjir di Sumbar, Jokowi: Ada 100-an Sudah Setuju untuk Relokasi
Presiden Jokowi Tiba di Ranah Minang
Presiden Jokowi Tiba di Ranah Minang