Jadi Tuan Rumah Hari Ayam dan Telur Nasional, Wagub Sumbar: Kita Populerkan Teh Talua

Langgam.id - Sumatra Barat (Sumbar) ditunjuk sebagai tuan rumah perayaan Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) atau World Egg Day (WED).

Audy Joinaldy (kiri) pimpin rapat terkait penyelenggaraan Hari Ayam dan Telur di Sumbar. (Foto: Dok. Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id – Sumatra Barat (Sumbar) ditunjuk sebagai tuan rumah perayaan Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) atau World Egg Day (WED), dan hal ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan di Sumbar.

HATN yang akan menggaet ribuan peternak dan pengusaha ayam serta telur dari seluruh penjuru Nusantara itu digelar pada Oktober 2022 dengan hari puncak digelar di Bukittinggi, setelah sebelumnya sempat terhenti akibat Pandemi Covid-19.

Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, dalam HATN nanti, akan ada pemecahan rekor MURI minum teh talua terbanyak, lomba cipta menu makanan berbahan dasar ayam dan telur, pameran UMKM hingga seminar.

“Kegiatan ini akan diawali dengan pemecahan rekor MURI, kita akan populerkan teh talua ke seluruh Indonesia,” ujar Audy dikutip dari rilis Humas Pemprov Sumbar, Kamis (28/7/2022).

Dijelaskan Audy, pemilihan Kota Bukittinggi sebagai lokasi puncak peringatan HATN diharapkan dapat menjadi magnet kunjungan ke Sumatra Barat. Sementara, Kota Padang akan menjadi tuan rumah bagi seminar yang akan dihadiri akademisi peternakan dan kesehatan hewan dari seluruh Indonesia.

“HATN akan menghadirkan peternak ayam dan telur dari seluruh Indonesia, serta pengusaha dan juga akademisi. Bukittinggi akan menjadi magnet untuk orang-orang datang ke Sumbar, apalagi ini pertama kali,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Erinaldi mengatakan, selain mempopukerkan teh talua, kolaborasi bersama PINSAR juga membantu pemerintah provinsi dalam mengkampanyekan konsumsi dua butir telur per hari yang dicanangkan Februari 2022.

“Lewat HATN kembali kita sosialisasikan pesan Pak Wagub, telur sebagai sumber protein yang tinggi dengan harga terjangkau, serta pentingnya peningkatan konsumsi protein untuk pencegahan stunting,” ujar Erinaldi.

Kemudian, perwakilan dari PINSAR, Dodi menyebutkan, dukungan pihaknya terhadap kampanye tersebut, di samping berkaitan erat dengan pencegahan stunting, diharapkan juga berdampak pada ekonomi peternak, serta pariwisata Sumbar.

Baca juga: Harga Anjlok, Bupati Tanah Datar Ajak Borong Telur Ayam Peternak

“Mudah-mudahan target gerakan makan dua butir telur per hari yang sudah dicanangkan Pemprov Sumbar tercapai, sehingga meningkatkan kecerdasan masyarakat dan ekonomi peternak. Disamping itu, dengan menjadi tuan rumah HATN, kita harapkan tentu juga berdampak pada pariwisata di Sumbar,” katanya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak