Iwan Syahril, Putra Minang yang Jadi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan

Iwan Syahril

Iwan Syahril Kasim. (Sumber: twitter @iwansyahril)

Langgam.id- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bakal melantik Iwan Syahril Kasim, sebagai Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Jumat (8/05/2020).

Hal ini disampaikan Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim, Jumat (8/04/2020). Ia mengatakan, pelantikan dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB.

“Selamat kita ucapkan kepada Dr. Iwan Syahril Kasim. Semoga amanah dalam memajukan pendidikan Indonesia dan juga bisa membawa pendidikan Sumbar lebih baik kedepan,” ujar Musliar yang juga mantan Rektor Unand itu.

Iwan yang dikenal sebagai Staf Khusus Mendikbud Bidang Pembelajaran itu, kelahiran Padang, Sumatra Barat pada 43 tahun yang lalu.

Ia juga diketahui sebagai dosen Universitas Sampoerna, dan terlibat dalam beberapa program pelatihan guru yang dilakukan Putera Sampoerna Foundation.

Iwan adalah anak sulung dari pasangan Syafril Kasim dan Syafrida. Ayahnya merupakan seorang guru bahasa Inggris terkenal di Kota Padang pada tahun 1960an hingga 1990an.

“Beliau anak pak Syahril Kasim yang dulu punya kurus bahasa Inggris di Padang,” ujar Musliar yang kini menjabat Rektor Baiturrahmah.

Berdasarkan data di wikipedia, ibu Iwan berasal dari Batusangkar. Iwan menempuh pendidikan dasar hingga SMA di Padang dan kemudian melanjutkan pendidikan di jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjajaran Bandung pada 1998.

Ia sempat mengambil program pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Indonesia. Kemudian melanjutkan studi program master di Teachers College, Columbia University di New York City dan mendapatkan dua gelar, yaitu Master of Arts di bidang Pendidikan Menengah (Secondary Education, ESL/ Literacy) dan Master of Education di bidang Kurikulum dan Pengajaran (Curriculum and Teaching).

Iwan mendapatkan gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari Michigan State University dari dua program doktoral, Kebijakan Pendidikan (Education Policy) dan Pendidikan Guru (Teacher Education).

Pendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) ini, juga pernah mendapat pelatihan tentang Multiple Intelligences dan Cooperative Learning dari Kagan Academy, Florida, Amerika Serikat. Selain itu Iwan adalah alumnus dari Best Practice Institute 2005, East-West Center, Honolulu, Amerika Serikat.

Ayah dua anak ini satu anggota dari tim yang merancang pelatihan guru kompetensi sosial dan kepribadian untuk Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada 2017. Iwan juga anggota tim ahli di Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN-SM) pada 2019.

Iwan juga pernah menjadi konsultan United Nations Development Programme (UNDP), Jakarta, merancang kurikulum SDGs Leadership Academy dan menjadi anggota Dewan Penasehat Teknis, Tanoto Foundation, Jakarta. (SRP)

Tag:

Baca Juga

Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Opini “Bersyukur Masih Nomor Dua” oleh Gamawan Fauzi (Gubernur Sumatera Barat Periode 2005-2009), mengangkat isu tentang capaian pendidikan
Membunuh Ilmu atas Nama Lapangan Kerja: Negara Gagal, Prodi yang Ditutup?