Insiden Kompor Gas Meledak di Warung Makan, 4 Warga Padang Dilarikan ke RS

Insiden Kompor Gas Meledak di Warung Makan, 4 Warga Padang Dilarikan ke RS

Suasana di depan warung makan usai insiden ledakan. (Foto: Afdal)

Langgam.id– Ledakan kompor gas terjadi di warung Ayam Gepuk Pak Gebus yang terletak di Jl. Prof Hamka Air Tawar Barat, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (25/9/2021) malam. Dalam insiden ledakan tersebut, mengakibatkan 4 korban luka bakar.

“Ledakan ini, mengakibatkan 4 orang terluka. 3 orang dewasa, dan 1 anak-anak. Korban sudah dilarikan ke rumah sakit,” kata Ari, salah seorang karyawan Ayam Gepuk Pak Gebus saat ditemui langgam.id.

Lebih lanjut, Ari mengatakan, api dari ledakan kompor gas belum sempat menyambar sisi lain dari warung. “Percikan api belum sempat menyebar, karena api ini hanya mengenai korban,” sebutnya.

Baca Juga: Tips Aman Gunakan Tabung dan Kompor Gas LPG Pertamina

Pantauan langgam.id, terlihat beberapa warga masih duduk-duduk di lokasi. Selain itu warung tersebut sudah dipasang garis polisi.

Selain itu, Deni salah seorang saksi kejadian menyebut ledakan terjadi pada pukul 22:15 WIB. “Tadi sesudah kejadian ledakan, sudah ada datang 2 mobil pemadam kebakaran di sini,”katanya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasaran Dinas Damkar Kota Padang Basril membenarkan kejadian ledakan tersebut.

“Sebelum anggota Damkar datang, 4 korban tersebut sudah dilarikan ke rumah sakit,” katanya. (Afdal/SS)

Baca Juga

Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Bekas luka diduga karena air panas yang dialami bayi tersebut. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung: Diselamatkan Tetangga, Badan Penuh Bekas Luka
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan pasangan suami istri. (Foto: Polres Solok)
Pilu Pasangan Suami Istri Meninggal Ditabrak Truk di Solok, Balita Korban Patah Kaki
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Menakar Nyali Irjen Djati “Bersih-bersih” Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?