Ikuti Protokol Covid-19, 10.857 Orang Calon Mahasiswa Ikuti UTBK di Unand

Ikuti Protokol Covid-19, 10.857 Orang Calon Mahasiswa Ikuti UTBK di Unand

Rektor Unand Yuliandri dan Wakil Rektor I Mansyurdin menyampaikan persiapan pelaksanaan UTBK. (Foto: ist)

Langgam.id – Sebanyak 10.857 orang calon mahasiswa baru Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Andalas (Unand).

Rektor Unand Yuliandri mengatakan tahun ini sebanyak 10.857 orang calon mahasiswa mengikuti UTBK selama 5 – 14 Juli di Unand. Dari jumlah itu, sebanyak 1.015 orang calon mahasiswa berasal dari luar Sumatra Barat.

“Peserta UTBK di Unand sebanyak 10.857 orang, dibagi dalam dua sesi ujian. Sesi pagi jam 9.00 – 11.15 WIB dan sesi kedua jam 14.00 – 16.15 WIB,” katanya, Senin (29/6/2020).

Ia menyebutkan ada sedikit perbedaan dalam pelaksanaan UTBK tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Yakni dampak Covid-19 menyebabkan dilakukan pengetatan dan pengurangan sesi dari empat sesi sebelumnya menjadi hanya dua sesi.

Seluruh peserta dibagi dalam 17 sesi yang secara keseluruhan tes diprediksi selesai dalam sembilan hari, dengan per hari dilaksanakan dua sesi. Masing-masing sesi diikuti sekitar 640 peserta yang akan mengikuti tes di 45 ruang kelas yang sudah disediakan panitia.

“Semuanya (ruang ujian) di kampus Unand Limau Manis, dengan pelaksanaan mengikuti protokol Covid-19,” katanya.

Yuliandri memastikan pelaksanaan UTBK mengikuti protokol kesehatan, di mana untuk ruang tes dibuat berjarak dengan diisi setengah dari kapasitas yang ada. Misal, untuk kapasitas 40 orang hanya diisi 20 orang.

Begitu juga perserta diwajibkan menggunakan masker, disediakan cuci tangan, cek suhu, dan persiapan lainnya. Unand juga menyediakan dokter, perawat dan ambulance selama pelaksanaan ujian.

Untuk antisipasi, imbuhnya, UTBK sendiri dilaksanakan dalam beberapa tahap tahap I yakni tanggal 5-14 Juli 2020 tahap II pada tanggal 20-29 Juli 2020.

Jika terjadi penundaan, maka masih ada tahap II dan tahap force majeure yakni 29 Juli – 2 Agustus 2020. “Universitas Andalas sendiri hanya mendapatkan 17 shift yang berarti hanya 8,5 hari, tidak sampai ke tahap II,” ujarnya. Sedangkan untuk di Sumatra pada umumnya 5-9 Juli sudah tuntas semuanya,” kata Wakil Rektor I Unand Mansyurdin. (HF)

 

Baca Juga

Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University
UNAND Tandatangani Kontrak Kerja 2026, Komit jadi Kampus Berdampak
UNAND Tandatangani Kontrak Kerja 2026, Komit jadi Kampus Berdampak
Verifikasi Rumah Terdampak Bencana, Gubernur Sumbar Lepas 400 Mahasiswa KKN UNAND
Verifikasi Rumah Terdampak Bencana, Gubernur Sumbar Lepas 400 Mahasiswa KKN UNAND