IAIN Batusangkar dan Bukittinggi Sah Jadi UIN, Perpresnya Sudah Diteken

Langgam.id - IAIN Mahmud Yunus Batusangkar dan IAIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sah menjadi Uiniversitas Islam Negeri (UIN).

Kawasan kampus IAIN Bukittinggi. (Foto: Dok. IAIN Bukittinggi)

Langgam.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mahmud Yunus Batusangkar dan IAIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sah beralih status menjadi Uiniversitas Islam Negeri (UIN).

Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 84 dan 85 tahun 2022 sebagaimana dikutip dari laman resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat Kabinet (Setkab), Jumat (10/6/2022).

Dalam Perpres Nomor: 84 tahun 2022 dituliskan, bahwa dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi ilmu Agama Islam dengan ilmu lain serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, perlu menetapkan Peraturan Presiden tentang Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar.

Dalam Perpres itu, telah ditetapkan bahwa IAIN Batusangkar telah sah menjadi UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Lalu, dalam Perpes Nomor: 85 tahun 2022 dituliskan, bahwa dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi ilmu Agama Islam dengan ilmu lain serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, perlu menetapkan Peraturan Presiden tentang Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Dalam Perpres Nomor: 85 tahun 2022 pasal 2 tertulis, bahwa dengan Peraturan Presiden ini, didirikan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sebagai perubahan bentuk dari Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi.

Perpres terkait dua IAIN menjadi UIN itu ditetapkan di Jakarta, 8 Juni 2022.

Baca juga: IAIN Bukittinggi Buka Lowongan untuk Isi Formasi 14 Dosen Tetap

Dengan beralihnya status IAIN Bukittinggi dan Batusangkar menjadi UIN, maka di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini sudah terdapat tiga UIN, yaitu UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan