Hari Kedua Dirawat, Balita Korban Dugaan Penganiayaan di Padang Mulai Tersenyum

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)

Langgam.id — Kondisi balita berusia dua tahun yang menjadi korban dugaan penganiayaan di Kota Padang mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Pada hari kedua perawatan, Senin (18/5/2026), korban yang sebelumnya terlihat lemah dan pendiam kini mulai tampak lebih ceria. Tim medis menyebut balita tersebut sudah mulai merespons lingkungan sekitar dengan senyuman dan tawa kecil.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Kompol dr. Harry Andromeda, mengatakan kondisi korban perlahan mulai membaik meski masih membutuhkan penanganan medis intensif.

“Sudah hari kedua ada perbaikan. Bayi sudah mulai ceria, ada ketawa dan senyum. Saat awal masuk, kondisinya memang cukup memprihatinkan dan lebih banyak diam,” ujar Harry kepada wartawan.

Meski demikian, korban masih mengalami banyak luka di tubuhnya. Tim medis menemukan bekas luka gigitan pada bagian punggung dan perut yang hingga kini masih dalam proses perawatan.

Selain itu, korban juga mengalami luka bakar pada bagian kaki yang diduga akibat terkena air panas.

“Bekas luka gigitan masih ada sampai sekarang. Luka bakarnya juga masih dalam penanganan. Jadi tim medis terus memantau perkembangan lukanya,” kata Harry.

Tidak hanya luka fisik, tim dokter juga menemukan pembengkakan pada bagian mata dan alat kelamin korban saat pertama kali dibawa ke rumah sakit.

“Kelamin dan matanya juga bengkak. Jadi memang sangat membutuhkan penanganan serius untuk memperbaiki kondisinya,” ujarnya.

Pada tahap awal pemulihan ini, tim medis fokus menstabilkan kondisi umum korban, termasuk membersihkan luka, memberikan pengobatan, serta memperbaiki asupan gizi balita tersebut yang sempat dinilai lemah saat tiba di rumah sakit.

“Kami terus memberikan susu, menjaga pola makan, dan memantau kondisi fisiknya. Respons bayi sekarang sudah lebih baik dibanding sebelumnya,” tutur Harry.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita itu kini tengah ditangani aparat kepolisian di Kota Padang. Terduga pelaku yang merupakan ayah kandung korban telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (HER)

Baca Juga

Jenguk Balita Korban Penganiayaan, Ketua TP-PKK Padang Minta Warga Jangan Diam terhadap Kekerasan
Jenguk Balita Korban Penganiayaan, Ketua TP-PKK Padang Minta Warga Jangan Diam terhadap Kekerasan
Ibu Balita Korban Penganiayaan di Padang Mengaku Hanya Dinafkahi Rp100 Ribu per Pekan
Ibu Balita Korban Penganiayaan di Padang Mengaku Hanya Dinafkahi Rp100 Ribu per Pekan
Cerita Ibu Balita Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Padang: Kalau Pulang, Anak Langsung Digigit
Cerita Ibu Balita Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Padang: Kalau Pulang, Anak Langsung Digigit
Satpol PP Padang Amankan 13 Orang Saat Pengawasan Kos-kosan, Dua Tempat Diduga Langgar Perda
Satpol PP Padang Amankan 13 Orang Saat Pengawasan Kos-kosan, Dua Tempat Diduga Langgar Perda
Menyinggahi Pantai Nirwana nan Eksotis dan Romantis 
Menyinggahi Pantai Nirwana nan Eksotis dan Romantis 
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Catat! Operasi Patuh Dimulai 8 Juni, Ini Pelanggaran Lalu Lintas yang Ditindak Polisi