Hadir di Ubud Food Festival, Ray Janson: Padang Berpeluang Jadi Kota Gastronomi Dunia

Langgam.id — Kota Padang dinilai memiliki peluang besar untuk bergabung dalam jaringan kota gastronomi dunia UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Penilaian itu disampaikan anggota Dewan Kuliner Indonesia, Ray Janson, saat gelaran Ubud Food Festival XI Tahun 2026 di Taman Kuliner Ubud, Bali, Jumat (29/5/2026).

Menurut Ray, kekayaan cita rasa, tradisi kuliner yang kuat, serta komitmen pemerintah daerah menjadi modal penting bagi Padang untuk meraih predikat sebagai City of Gastronomy UNESCO.

“Dengan keseriusan dan komitmen Bapak Wali Kota, serta kekayaan cita rasa yang dimiliki, Kota Padang memiliki peluang untuk menjadi kota gastronomi dunia,” ujar Ray dikutip dari Kominfo.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian Ubud Food Festival yang tahun ini menghadirkan Wali Kota Padang Fadly Amran sebagai keynote speaker. Dalam kesempatan itu, Fadly memaparkan berbagai potensi kuliner dan budaya yang dimiliki Kota Padang sebagai bagian dari upaya menuju pengakuan internasional di bidang gastronomi.

Fadly mengatakan, Pemerintah Kota Padang menargetkan dapat bergabung dalam jaringan UCCN pada 2027. Karena itu, kehadiran delegasi Kota Padang pada forum kuliner berskala internasional tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan gastronomi daerah.

“Kita ingin Kota Padang mendapatkan tempat sebagai salah satu kota gastronomi dunia yang tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network. Target kita pada 2027. Kehadiran delegasi Kota Padang dalam Ubud Food Festival ini menunjukkan keseriusan kita untuk mencapai tujuan itu,” kata Fadly.

Ia menilai Padang memiliki fondasi kuat untuk mengembangkan identitas gastronominya. Selain dikenal melalui ragam kuliner Minangkabau, kota itu juga memiliki sejarah dan perjalanan budaya yang membentuk kekayaan cita rasa hingga saat ini.

Menurut Fadly, konsep “Urang Padang Jalan Barampek” tidak hanya menjadi bagian dari sejarah migrasi masyarakat Minangkabau, tetapi juga melahirkan proses asimilasi budaya yang turut memperkaya tradisi kuliner daerah.

“Kita punya sejarahnya, budayanya, dan produk kulinernya. Itu menjadi kekuatan yang bisa kita tawarkan kepada dunia,” ujarnya.

Selain menjadi ajang promosi gastronomi, Ubud Food Festival juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Padang untuk mempelajari pengelolaan festival kuliner yang telah berkembang menjadi salah satu agenda wisata unggulan nasional.

Fadly berharap pengalaman dari penyelenggaraan Ubud Food Festival dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 pada Agustus mendatang.

“Kadis Pariwisata juga ikut hadir. Harusnya Ubud Food Festival ini bisa menjadi salah satu referensi festival dalam HJK ke-357 nanti,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Fadly didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Teddy Antonius, serta perwakilan Hexa Helix Gastronomi Kota Padang. Dukungan berbagai pemangku kepentingan itu dinilai penting untuk memperkuat langkah Padang menuju pengakuan sebagai kota gastronomi dunia. (HER)

Baca Juga

Permudah Urus Dokumen, Disdukcapil Padang Dorong Masyarakat Aktifkan IKD
Permudah Urus Dokumen, Disdukcapil Padang Dorong Masyarakat Aktifkan IKD
Pemko Padang Catat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Mencapai 9.801 Ekor
Pemko Padang Catat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Mencapai 9.801 Ekor
Pemko Padang Terima Sapi Kurban dari Telkomsel untuk Warga Huntara Pauh
Pemko Padang Terima Sapi Kurban dari Telkomsel untuk Warga Huntara Pauh
Padang Siapkan 1.700 Agen Pendamping Kawal Digitalisasi Penyaluran Bansos
Padang Siapkan 1.700 Agen Pendamping Kawal Digitalisasi Penyaluran Bansos
Wako Padang Targetkan Kirim 300 Siswa Kuliah ke Luar Negeri dalam Lima Tahun
Wako Padang Targetkan Kirim 300 Siswa Kuliah ke Luar Negeri dalam Lima Tahun
60 Siswa Diberangkatkan Kuliah ke China, Seluruh Biaya Ditanggung Pemko Padang
60 Siswa Diberangkatkan Kuliah ke China, Seluruh Biaya Ditanggung Pemko Padang