Hadapi Lonjakan Covid-19, Bukittinggi Percepat Libur Lebaran untuk Siswa

Pemko Solok Izinkan Sekolah Belajar Tatap Muka

Ilustrasi seorang pelajar berangkat ke sekolah (Foto: sasint/pixbay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kota Bukittinggi mempercepat jadwal libur sekolah para siswa di daerah itu. Jadwal libur lebaran untuk siswa itu dimajukan empat hari lebih awal.

“Libur jelang lebaran siswa di Bukittinggi dipercepat, semula 10 Mei-20 Mei 2021 menjadi 6 Mei-20 Mei 2021,” demikian disampaikan Pemko Bukittinggi dalam akun media sosial, Kamis (6/5/2021).

Pengumuman itu juga disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi lewat surat pemberitahuan resmi tertanggal 5 Mei 2021. Dalam surat itu disebutkan keputusan mempercepat libur sekolah merupakan hasil rapat bersama pihak terkait.

Baca juga: Tutup Jam Gadang, Bukittinggi Tetap Buka Tempat Wisata Lain Saat Lebaran

Keputusan itu juga disebabkan adanya lonjakan kasus covid-19 beberapa waktu terakhir. Dinas Pendidikan Bukittinggi juga meminta para siswa menghindari keramaian selama masa liburan.

“Selama liburan, siswa diminta untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, tidak digunakan untuk berdarmawisata dan mengunjungi tempat keramaian,” demikian tertulis dalam surat tersebut.

Terkait masa libur lebaran dan lonjakan covid-19, Pemko Bukittinggi sebelumnya memutuskan akan tetap membuka lokasi wisata saat libur lebaran nanti. Meski begitu, penutupan akan dilakukan di kawasan Jam Gadang.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19, Kamis (29/4/2021). Dia menyebut ada beberapa strategi yang akan dijalankan untuk menyikapi lonjakan Covid-19 dan masa libur lebaran.
“Untuk objek wisata tetap dibuka tapi dilakukan dengan pola pembatasan jumlah pengunjung didalam objek wisata dimana para petugas harus melakukan pengawasan yang ketat,” kata Erman. (*ABW)

Baca Juga

melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Sengketa Lahan Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum: Pemko Harusnya Tempuh PK Bukan Kekerasan
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI