Guru SMP di Sijunjung Tega Pacari dan Lecehkan Anak Bawah Umur

pelecehan anak

Ilustrasi Pelecehan Anak (Langgam.id/Affan)

Langgam.id – Seorang guru SMP di Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar) berinisial HT diringkus polisi, lantaran terlihat kasus pencabulan. Pria 25 tahun ini diketahui mencabuli pacarnya yang masih di bawah umur.

“Korban bukan muridnya, tapi pacar pelaku. Mereka menjalani hubungan sejak 2018,” kata Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani dihubungi langgam.id, Minggu (27/12/2020).

Penangkapan pelaku sesuai laporan pihak keluarga korban bernomor LP/156/XII /2020/SPKT-Res Sijunjung, yang tidak terima atas perbuatan pelaku. Menindaklanjuti laporan, pihak kepolisian kemudian melakukan penangkapan.

“Penangkapan terhadap pelaku kami lakukan kemarin. Tanpa perlawanan, kami bawa langsung pelaku ke Polres,” ujarnya.

Abdul mengungkapkan modus pelaku dengan menjalin hubungan dengan anak bawah umur, selanjutnya dijanjikan untuk dinikahi.

“Dipacari, lalu ingin dinikahi. Sekarang pelaku telah mendekam di sel tahanan Polres Sijunjung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tuturnya. (Irwanda)

Baca Juga

satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Kualitas Udara di Dharmasraya hingga Limapuluh Kota Kategori Kurang Sehat, Warga Diminta Pakai MaskerĀ 
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Longsor di Kawasan Tambang Silokek, 4 Korban Luka-Luka
Kakek di Padang Cabuli Gadis Hingga Hamil
Penyelidikan Dugaan AKBP F Lecehkan Polwan Dibuka Lagi, LBH Padang Desak Polisi Terapkan UU TPKS
Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok
Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok
Polisi Sidak 3 SPBU di Sijunjung, Pastikan Tak Ditemukan Praktik Langsiran BBM Subsidi
Polisi Sidak 3 SPBU di Sijunjung, Pastikan Tak Ditemukan Praktik Langsiran BBM Subsidi
Gelar Perkara Khusus Kasus Pelecehan Polwan, LBH Padang Minta Penyelidikan Mendalam
Gelar Perkara Khusus Kasus Pelecehan Polwan, LBH Padang Minta Penyelidikan Mendalam