Gubernur Sumbar Buka Peluang Guru jadi Kepala SMA di Daerah Terpencil

Gubernur Sumbar Buka Peluang Guru jadi Kepala SMA di Daerah Terpencil

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Foto: Biro Humas Pemprov Sumbar

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memberi peluang kepada guru untuk jadi kepala sekolah atau pejabat dinas di daerah terpencil. Setelah masa pengabdian dua tahun, akan diberi ‘reward’ dan bisa dipindahkan ke wilayah lain.

Demikian disampaikan Gubernur Irwan Prayitno Selasa (22/1/2019) di auditorium Gubernuran. Arahan tersebut diberikan saat melantik 30 pejabat administrasi dan pengawas pada cabang dinas serta kepala sekolah SMAN/SMKN Se-Sumbar.

Menurutnya, hal tersebut untuk pemerataan kualitas pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil.

Tentunya, menurut Irwan, kemampuan dan standar yang dimiliki sesuai standar ketentuan yang berlaku.

“Pengabdian guru terbaik, mengangkat SDM daerah terpencil sehingga punya daya saing yang sama dengan pusat kota kabupaten dan kota, semua itu akan menjadi amalan dalam pengabdian sebagai guru,” ujar Irwan Prayitno sebagaimana dilansir Humas Pemprov Sumbar.

Gubernur Sumbar juga menyampaikan, pejabat kepala sekolah yang dilantik adalah pilihan yang terbaik dan mempunyai kompetensi serta rekam jejak dalam berprestasi.

“Untuk Kepada Cabang Dinas di daerah ada delapan. Baru tujuh cabang dilantik. Kecuali Kabupaten Kepulauan Mentawai yang belum ada calonnya. Sementara, untuk kepala sekolah sudah tuntas pada tahan IV ini,” kata Gubernur.

Irwan juga mengingatkan, kepala sekolah yang kinerja buruk, menyalahi wewenang dan berkasus, apalagi korupsi, akan langsung diberhentikan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman Bur mengatakan, pejabat yang dilantik telah melalui proses yang sesuai dengan standar dan telah memenuhi syarat melalui ujian kompentensi.

“Usulan kami ke BKD, sebanyak 372 kepala sekolah SMAN/SMKN. Pada tahap pertama dilantik 103 orang, kedua 156 orang, ketiga 86 orang dan untuk tahap ke 4 ini 13 orang ditambah 1 orang yang tidak hadir pada tahap ketiga yang lalu karena sedang umrah,” katanya.

Menurutnya, masih tersisa 14 kepala sekolah lagi untuk SLB yang akan segera dilantik. (HM)

Baca Juga

Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Opini “Bersyukur Masih Nomor Dua” oleh Gamawan Fauzi (Gubernur Sumatera Barat Periode 2005-2009), mengangkat isu tentang capaian pendidikan
Membunuh Ilmu atas Nama Lapangan Kerja: Negara Gagal, Prodi yang Ditutup?