Gubernur Sumbar Ajukan Status PSBB Corona

Gubernur Sumbar Ajukan Status PSBB Corona

Rapat gubernur bersama ketua DPRD, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota tentang dampak ekonomi Covid-19. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id- Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat, untuk penanganan corona atau Covid-19.

“Saya perlu menetapkan PSBB untuk Sumbar dalam rangka percepatan penanganan Covid-19,” ujar Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dalam rilis yang diterima langgam.id Rabu (8/04/2020).

Namun, kata Irwan, PSBB mesti mendapatkan persetujuan dari Menteri Kesehatan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam PP tersebut, PSBB disebut pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19, dan pencegahan kemungkinan penyebarannya.

PSBB mencakup pembatasan pergerakan orang dan barang, di wilayah provinsi atau kabupaten dan kota.

“Kalau disetujui, maka kita akan menyiapkan segala sesuatunya sesuai aturan sesegera mungkin,” ujarnya.

Baca juga: Sumbar Berlakukan Pembatasan Selektif di 9 Titik Perbatasan

Irwan menyebutkan, kasus positif di Sumbar terus meningkat dan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Berdasarkan data pantauan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat hingga Rabu (8/04/2020) pukul 14.00 WIB, total pasien positif corona di Sumbar mencapai 26 orang.

Baca juga: Bertambah 5, Pasien Positif Corona di Sumbar Jadi 26 Orang

Pasien positif terbanyak berasal dari Kota Padang dengan 15 kasus. Satu di antaranya meninggal dunia.

Selain di Padang, berdasarkan data pantauan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, 4 pasien positif berasal dari Kota Bukittinggi. Kemudian 4 kasus positif di Pesisir Selatan, 1 kasus di Padang Pariaman dan 1 kasus di Pasaman.

Juga ada 1 kasus positif di Tanah Datar yang sempat dirawat di RSAM Bukittinggi. Namun, pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dari virus corona.

Baca juga: 26 Pasien Positif Corona di Sumbar, Kasus Terbanyak di Padang

“Di Sumbar telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan. Sekarang saja sudah 26 orang yang positif Covid-19,” ujar Irwan. (*/SRP)

Baca Juga

Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
Posko Kesehatan Polda Sumbar, Korban Banjir Padang Keluhkan Gangguan Kesehatan
Posko Kesehatan Polda Sumbar, Korban Banjir Padang Keluhkan Gangguan Kesehatan
Guru dan Siswa SMPN 41 Padang Berjibaku Bersihkan Lumpur Sisa Banjir, Minta Pemko Sediakan Eskavator
Guru dan Siswa SMPN 41 Padang Berjibaku Bersihkan Lumpur Sisa Banjir, Minta Pemko Sediakan Eskavator