Gangguan Listrik di Sumatera Tengah, Sumbar Mati Lampu Massal

illustrasi PLN Mati Lampu

illustrasi PLN Mati Lampu

LANGGAM.ID– PT PLN Persero melaporkan gangguan operasional yang menyebabkan arus listrik di sejumlah provinsi di Sumatra terganggu. Lampu padam serentak sejak pukul 18.40 WIB.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info sementara: Pukul 18:44 Sistem Sumatera bagian Utara – Sumatera bagian tengah terpisah dan Sumatra bagian utara padam total,” tulis keterangan resmi PLN.

Dalam laporan awal itu, PLN juga menyebut terjadi gangguan di Rumai Muaro Bungo 275 kV. Wilayah terdampak pemadaman meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau atau wilayah Sumbagut. Hingga malam hari, petugas PLN masih melakukan penormalan sistem secara bertahap di sejumlah daerah terdampak.

Di Kota Padang, sejumlah kawasan dilaporkan mengalami pemadaman total selama beberapa waktu. Warga juga ramai membagikan kondisi gelapnya lingkungan melalui media sosial.

“Kabarnya mati lampu tidak di Padang saja, di sosial media sudah banyak yang melaporkan mati lampu di berbagai daerah,” kata Endrio warga Kota Padang. (FIX)

Tag:

Baca Juga

Anggaran DPRD Sumbar 2026 disorot
Anggaran Janggal Miliaran Rupiah DPRD Sumbar
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran ratusan juta untuk pengadaan barang rumah tangga dan elektronik di rumah dinas gubernur
Pengadaan Barang Mentereng di Rumah Dinas Gubernur Mahyeldi, dari Macbook Pro – Mesin Kopi
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP
Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP