Jalur Lembah Anai Longsor Lagi, Padang-Bukittinggi Putus Total Malam Ini

Langgam.id – Longsor kembali terjadi di Jalan Nasioanl Lembah Anai, tepatnya di Kilometer 66, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (30/07/2026) sekitar pukul 20.16 WIB.

Material longsor berupa batu-batu menutup badan jalan membuat akses lalu lintas penghubung Padang-Bukittinggi putus total.

“Saat ini seluruh kendaraan belum bisa melintas,” ujar Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot kepada Langgam.id, Kamis (30/7/2026).

Petugas kepolisian telah berada di lokasi, untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Finot bilang, antrean mengular di ruas jalan.

Untuk arah Padang Panjang, kata dia, kemacetan mencapai satu kilometer. Sementara arah Padang, hanya sekitar 200 meter.

“Hingga malam ini, pembersihan material belum bisa dilakukan karena tebing yang masih labil,” ucapnya. (WAN)

Baca Juga

Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat meminta tim percepatan Sumbar Madani segera dibubarkan.
Anggota DPRD Sumbar: 2.002 Kendaraan Dinas Pemprov Menunggak Pajak
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Pagi Ini, Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang