<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 16:22:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Temuan BPK: Ini Daftar Item Kelebihan Bayar Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/temuan-bpk-ini-daftar-item-kelebihan-bayar-rp858-juta-pada-proyek-pemeliharaan-masjid-raya-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ghaffar Ramdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 16:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan pembayaran senilai Rp858.658.755,76 dalam proyek pemeliharaan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Sumatera Barat. Temuan tersebut tersebar pada sejumlah item pekerjaan, dengan nilai terbesar berasal dari pekerjaan plafon ACP perforated beserta rangka aluminium. Temuan tersebut menjadi perhatian publik setelah diulas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang melalui seri #BedahLHPSumbarSeries yang membahas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Pemerintah Provinsi Sumbar Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan olahan data LHP BPK yang dipublikasikan LBH Padang, kelebihan pembayaran terbesar terdapat pada pekerjaan ACP plafon perforated beserta rangka aluminium senilai Rp441.061.751,05. Posisi berikutnya ditempati lampu facade RGB 220V</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/temuan-bpk-ini-daftar-item-kelebihan-bayar-rp858-juta-pada-proyek-pemeliharaan-masjid-raya-sumbar/">Temuan BPK: Ini Daftar Item Kelebihan Bayar Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan pembayaran senilai Rp858.658.755,76 dalam proyek pemeliharaan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Sumatera Barat. Temuan tersebut tersebar pada sejumlah item pekerjaan, dengan nilai terbesar berasal dari pekerjaan plafon ACP perforated beserta rangka aluminium.</p>



<p>Temuan tersebut menjadi perhatian publik setelah diulas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang melalui seri #BedahLHPSumbarSeries yang membahas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Pemerintah Provinsi Sumbar Tahun Anggaran 2025.</p>



<p>Berdasarkan olahan data LHP BPK yang dipublikasikan LBH Padang, kelebihan pembayaran terbesar terdapat pada pekerjaan ACP plafon perforated beserta rangka aluminium senilai Rp441.061.751,05. Posisi berikutnya ditempati lampu facade RGB 220V sebesar Rp325.340.074,40.</p>



<p>Selain itu, BPK juga mencatat kelebihan pembayaran pada lampu BGP312 LED sebesar Rp29.242.108,80, kaca T-Sunlux 150 Clear 8 mm Rp12.010.202,55, dinding ACP Marks Silver Mirror 4 mm Rp10.887.235,83, ornamen MDF Rp9.573.250, instalasi amplifier Rp7.984.081,60, kusen aluminium Rp3.245.550, lampu downlight LED 20 watt Rp800.000, serta perlengkapan K3 sebesar Rp1.875.000.</p>



<p>Direktur LBH Padang, Diki Rafiqi, mengatakan pihaknya mengkaji LHP BPK sebagai bentuk pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, temuan tersebut tidak boleh berhenti sebatas catatan administratif.</p>



<p>&#8220;Temuan BPK ini tidak boleh berhenti sebagai catatan administratif semata. Harus ada tindak lanjut yang jelas untuk memastikan setiap kerugian daerah dipulihkan dan apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, maka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; katanya, Rabu (5/8/2026).</p>



<p>LBH Padang menjelaskan, hasil pemeriksaan BPK menunjukkan adanya perbedaan antara volume pekerjaan maupun harga satuan yang dibayarkan dalam kontrak dengan hasil pemeriksaan fisik di lapangan. Pada sejumlah item ditemukan volume pekerjaan lebih sedikit dibandingkan yang telah dibayarkan, sementara pada item lainnya terdapat perbedaan harga satuan.</p>



<p>Dalam kajiannya, LBH Padang juga menyebut Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar sebagai organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut.</p>



<p>Diki menambahkan, berdasarkan LHP BPK, hingga laporan pemeriksaan diterbitkan kelebihan pembayaran tersebut belum dikembalikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.</p>



<p>&#8220;Karena itu kami mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum terhadap temuan BPK ini. Jangan sampai rekomendasi BPK hanya menjadi dokumen tanpa penyelesaian yang nyata,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menegaskan setiap temuan dalam LHP BPK menjadi perhatian pemerintah daerah dan harus ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.</p>



<p>&#8220;Setiap bulan kita evaluasi bersama pimpinan. Untuk temuan pemeliharaan Masjid Raya detilnya silakan hubungi Dinas BMCKTR Sumbar,&#8221; katanya. (<strong>HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/temuan-bpk-ini-daftar-item-kelebihan-bayar-rp858-juta-pada-proyek-pemeliharaan-masjid-raya-sumbar/">Temuan BPK: Ini Daftar Item Kelebihan Bayar Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD: 980 KK dan 4.218 Jiwa Terdampak Banjir Padang</title>
		<link>https://langgam.id/bpbd-980-kk-dan-4-218-jiwa-terdampak-banjir-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:39:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Padang]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255219</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sebanyak 980 kepala keluarga (KK) atau 4.218 jiwa terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada Senin (3/8/2026). Dari data tersebut, Kecamatan Nanggalo menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak paling banyak yakni 872 KK atau 2.278 jiwa. Mereka terdampak di lima kelurahan, yakni Kampung Lapai, Kurao Pagang, Surau Gadang, Tabing Banda Gadang dan Kampung Olo. Selanjutnya di Kecamatan Kuranji, banjir berdampak kepada warga sekitar 471 jiwa di Kelurahan Kuranji. Sebanyak 60 orang juga sempat mengungsi dan satu orang mengalami luka ringan. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir merendam</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bpbd-980-kk-dan-4-218-jiwa-terdampak-banjir-padang/">BPBD: 980 KK dan 4.218 Jiwa Terdampak Banjir Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sebanyak 980 kepala keluarga (KK) atau 4.218 jiwa terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada Senin (3/8/2026).</p>



<p>Dari data tersebut, Kecamatan Nanggalo menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak paling banyak yakni 872 KK atau 2.278 jiwa. Mereka terdampak di lima kelurahan, yakni Kampung Lapai, Kurao Pagang, Surau Gadang, Tabing Banda Gadang dan Kampung Olo.</p>



<p>Selanjutnya di Kecamatan Kuranji, banjir berdampak kepada warga sekitar 471 jiwa di Kelurahan Kuranji. Sebanyak 60 orang juga sempat mengungsi dan satu orang mengalami luka ringan.</p>



<p>Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir merendam wilayah Air Pacah dan Dadok Tunggul Hitam. Akibatnya, 320 jiwa terdampak di dua kelurahan tersebut.</p>



<p>Selain itu, BPBD juga mencatat banjir berdampak di Kecamatan Padang Utara sebanyak 56 KK atau 232 jiwa, Kecamatan Padang Barat 52 KK atau 130 jiwa, serta Kecamatan Padang Selatan 209 KK</p>



<p>Selain berdampak pada masyarakat, banjir turut merendam 231 rumah. Rinciannya, 30 rumah di Kecamatan Kuranji, 50 rumah di Kecamatan Padang Barat, dan 151 rumah di Kecamatan Padang Selatan.</p>



<p>BPBD juga mencatat satu lahan pertanian di Kecamatan Kuranji mengalami kerusakan ringan akibat banjir.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan, hujan dengan intensitas ekstrem mengguyur Kota Padang sejak sekitar pukul 11.00 WIB pada Senin (3/8/2026).</p>



<p>Ia mengungkapkan curah hujan mencapai 285,6 milimeter. Angka tersebut masuk kategori hujan ekstrem.</p>



<p>&#8220;Hujan deras mengguyur Kota Padang dengan intensitas tinggi. Curah hujan mencapai 285,6 milimeter dan masuk kategori hujan ekstrem,&#8221; katanya.</p>



<p>Hendri mengungkapkan dalam bencana yang melanda Kota Padang, tidak ada korban jiwa. Hanya satu orang luka ringan, dan sudah dilakukan penanganan secara medis.</p>



<p>&#8220;Kita tetap waspada dengan cuaca dalam beberapa hari ini, karena anomali tiba tiba panas, terkadang hujan,&#8221; kata dia.<strong> (WAN)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bpbd-980-kk-dan-4-218-jiwa-terdampak-banjir-padang/">BPBD: 980 KK dan 4.218 Jiwa Terdampak Banjir Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga TBS Sawit di Pasaman Barat Stabil, Tertinggi Rp3.972,26 per Kg</title>
		<link>https://langgam.id/harga-tbs-sawit-di-pasaman-barat-stabil-tertinggi-rp3-97226-per-kg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[TBS sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat masih bertahan pada level tinggi. Berdasarkan pemantauan harga harian Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat untuk Rabu (5/8/2026), harga TBS tertinggi tercatat sebesar Rp3.972,26 per kilogram, sedangkan harga terendah berada di angka Rp3.260 per kilogram. Harga tertinggi tersebut dibayarkan oleh sejumlah perusahaan pada kategori mitra, di antaranya PT Bina Tani Nusantara (BTN) dan PT Agrowiratama untuk Mitra Plasma, serta PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) dan PT Gunung Sawit Abadi (GSA) pada kategori Mitra Swadaya. Sementara itu, harga terendah sebesar Rp3.260 per kilogram tercatat pada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/harga-tbs-sawit-di-pasaman-barat-stabil-tertinggi-rp3-97226-per-kg/">Harga TBS Sawit di Pasaman Barat Stabil, Tertinggi Rp3.972,26 per Kg</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat masih bertahan pada level tinggi. Berdasarkan pemantauan harga harian Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat untuk Rabu (5/8/2026), harga TBS tertinggi tercatat sebesar Rp3.972,26 per kilogram, sedangkan harga terendah berada di angka Rp3.260 per kilogram.</p>



<p>Harga tertinggi tersebut dibayarkan oleh sejumlah perusahaan pada kategori mitra, di antaranya PT Bina Tani Nusantara (BTN) dan PT Agrowiratama untuk Mitra Plasma, serta PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) dan PT Gunung Sawit Abadi (GSA) pada kategori Mitra Swadaya.</p>



<p>Sementara itu, harga terendah sebesar Rp3.260 per kilogram tercatat pada pembelian TBS kategori nonmitra oleh PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP).</p>



<p>Untuk kategori nonmitra, harga pembelian tertinggi mencapai Rp3.435 per kilogram di PT Gunung Sawit Abadi (GSA). Adapun perusahaan lain menetapkan harga yang bervariasi, mulai dari Rp3.310 hingga Rp3.400 per kilogram.</p>



<p>Selain harga TBS, harga brondolan juga masih bertahan di level Rp3.700 per kilogram, yang dibeli oleh PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM).</p>



<p>Data ini menunjukkan harga TBS sawit di Pasaman Barat masih relatif stabil dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi kabar positif bagi petani sawit karena harga pembelian masih berada di kisaran yang menguntungkan, terutama bagi petani yang bermitra dengan perusahaan perkebunan. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/harga-tbs-sawit-di-pasaman-barat-stabil-tertinggi-rp3-97226-per-kg/">Harga TBS Sawit di Pasaman Barat Stabil, Tertinggi Rp3.972,26 per Kg</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/lbh-padang-soroti-temuan-bpk-rp858-juta-pada-proyek-pemeliharaan-masjid-raya-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ghaffar Ramdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255213</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp858.658.755,76 dalam proyek pemeliharaan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatra Barat. Sorotan tersebut disampaikan melalui unggahan bertajuk #BedahLHPSumbarSeries di akun Instagram resmi LBH Padang yang mengulas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Pemerintah Provinsi Sumatra Barat Tahun Anggaran 2025. Direktur LBH Padang, Diki Rafiqi, mengatakan pihaknya melakukan pembacaan terhadap LHP BPK sebagai bentuk pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah. Menurutnya, temuan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan pembangunan fasilitas publik. &#8220;Temuan BPK ini tidak boleh berhenti sebagai catatan administratif</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lbh-padang-soroti-temuan-bpk-rp858-juta-pada-proyek-pemeliharaan-masjid-raya-sumbar/">LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp858.658.755,76 dalam proyek pemeliharaan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatra Barat.</p>



<p>Sorotan tersebut disampaikan melalui unggahan bertajuk #BedahLHPSumbarSeries di akun Instagram resmi LBH Padang yang mengulas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Pemerintah Provinsi Sumatra Barat Tahun Anggaran 2025.</p>



<p>Direktur LBH Padang, Diki Rafiqi, mengatakan pihaknya melakukan pembacaan terhadap LHP BPK sebagai bentuk pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah.</p>



<p>Menurutnya, temuan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan pembangunan fasilitas publik.</p>



<p>&#8220;Temuan BPK ini tidak boleh berhenti sebagai catatan administratif semata. Harus ada tindak lanjut yang jelas untuk memastikan setiap kerugian daerah dipulihkan dan apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, maka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; kata Diki.</p>



<p>Berdasarkan olahan data LHP BPK yang dipublikasikan LBH Padang, terdapat kelebihan pembayaran pada sejumlah item pekerjaan dengan total mencapai Rp858.658.755,76.</p>



<p>Nilai terbesar berasal dari pekerjaan ACP plafon perforated beserta rangka aluminium sebesar Rp441.061.751,05. Selain itu ditemukan kelebihan pembayaran pada lampu facade RGB 220V sebesar Rp325.340.074,40, lampu BGP312 LED Rp29.242.108,80, kaca T-Sunlux 150 Clear 8 mm Rp12.010.202,55, dinding ACP Marks Silver Mirror 4 mm Rp10.887.235,83, ornamen MDF Rp9.573.250, instalasi amplifier Rp7.984.081,60, kusen aluminium Rp3.245.550, lampu downlight LED 20 watt Rp800.000, serta perlengkapan K3 Rp1.875.000.</p>



<p>LBH Padang menjelaskan, hasil pemeriksaan BPK menunjukkan adanya perbedaan antara volume pekerjaan maupun harga satuan yang dibayarkan dalam kontrak dengan hasil pemeriksaan fisik di lapangan. Pada beberapa item ditemukan volume pekerjaan lebih sedikit dari yang telah dibayarkan, sementara pada item lainnya harga satuan dinilai lebih rendah dibandingkan nilai pembayaran.</p>



<p>Dalam kajian yang dipublikasikan tersebut, LBH Padang juga menyebut Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar sebagai organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.</p>



<p>Diki menambahkan, berdasarkan hasil pembacaan terhadap LHP BPK, hingga laporan pemeriksaan diterbitkan kelebihan pembayaran tersebut belum dikembalikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena batas waktu administratif pengembalian telah berakhir.</p>



<p>&#8220;Karena itu kami mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum terhadap temuan BPK ini. Jangan sampai rekomendasi BPK hanya menjadi dokumen tanpa penyelesaian yang nyata,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia menegaskan, pembangunan rumah ibadah yang menggunakan anggaran publik harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan memenuhi standar kualitas.</p>



<p>&#8220;Selain menyangkut pengelolaan keuangan daerah, kualitas pekerjaan juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut. Kalau nanti ada kecelakaan akibat kelalaian dari perencananaan pemeliharaan siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban,&#8221; terang Diki.</p>



<p>Diki menyebutkan bahwa yang jadi permasalahannya bukan dana tersebut dikembalikan ke kas daerah atau tidak, melainkan pemanfaatan dari dana tersebut tidak terjadi.</p>



<p>&#8220;Mestinya dengan dana tersebut dapat berdampak kepada korban-korban bencana yang ada di Sumbar atau pemenuhan hak pendidikan masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Terpisah, saat dihubungi oleh Langgam.id, Sekretaris Daerah Sumbar, Arry Yuswandi menyebut komitmen Pemerintah Daerah Sumbar jika ada LHP BPK maka harus ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.</p>



<p>&#8220;Setiap bulan kita evaluasi bersama pimpinan. Untuk temuan pemeliharaan Masjid Raya detilnya silahkan hubungi Dinas BMCKTR Sumbar,&#8221; jawabnya singkat. (<strong>HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lbh-padang-soroti-temuan-bpk-rp858-juta-pada-proyek-pemeliharaan-masjid-raya-sumbar/">LBH Padang Soroti Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Jambret Perempuan Lansia di Padang Diringkus Saat Ingin Kabur ke Pekanbaru </title>
		<link>https://langgam.id/pelaku-jambret-perempuan-lansia-di-padang-diringkus-ingin-kabur-ke-pekanbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:01:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Klewang Polresta Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polisi meringkus pria berinisial FDP (40), pelaku jambret seorang perempuan lansia 66 tahun di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Aksi pelaku yang mmebuat korban jatuh dari sepeda motor sempat viral di media sosial karena terekam CCTV. Penangkapan pelaku dilakukan kepolisian di wilayah Kota Solok.&#160; Saat itu pekaku hendak melarikan diri ke Pekanbaru menggunakan mobil travel pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB&#160; &#8220;Aksi pelaku ini sempat menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman kejadian beredar di media sosial,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin, Rabu (5/8/2026).&#160; Pengungkapan pekaku, kata Yasin, berdasarkan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis rekaman CCTV</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pelaku-jambret-perempuan-lansia-di-padang-diringkus-ingin-kabur-ke-pekanbaru/">Pelaku Jambret Perempuan Lansia di Padang Diringkus Saat Ingin Kabur ke Pekanbaru </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Polisi meringkus pria berinisial FDP (40), pelaku jambret seorang perempuan lansia 66 tahun di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Aksi pelaku yang mmebuat korban jatuh dari sepeda motor sempat viral di media sosial karena terekam CCTV.</p>



<p>Penangkapan pelaku dilakukan kepolisian di wilayah Kota Solok.&nbsp; Saat itu pekaku hendak melarikan diri ke Pekanbaru menggunakan mobil travel pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB&nbsp;</p>



<p>&#8220;Aksi pelaku ini sempat menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman kejadian beredar di media sosial,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin, Rabu (5/8/2026).&nbsp;</p>



<p>Pengungkapan pekaku, kata Yasin, berdasarkan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil analisis tersebut, penyidik meyakini bahwa pelaku merupakan seorang residivis yang telah berulang kali melakukan tindak pidana serupa.</p>



<p>&#8220;Berbekal informasi masyarakat, tim memperoleh petunjuk bahwa pelaku melarikan diri ke arah Solok,&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Selanjutnya kepolisian melakukan pengejaran hingga ke wilayah Solok. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika tim berhasil menemukan keberadaan pelaku berangkat menggunakan mobil travel menuju Pekanbaru.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pelaku ingin kabur ke Pekambaru untuk menemui keluarganya,&#8221; kata Yasin.&nbsp;</p>



<p>Dalam penangkapan pelaku, kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih, satu helm warna putih, satu helai jaket warna hitam, satu helai baju warna merah bata, dan satu helai celana jeans warna biru yang diduga digunakan saat melakukan aksi.</p>



<p>Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polresta Padang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 479 jucnto Pasal 17 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai percobaan pencurian dengan kekerasan.</p>



<p>Yasin menegaskan kepolisian komitemen untuk terus memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui tindakan cepat terhadap setiap bentuk kejahatan jalanan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap tindak pidana maupun informasi yang berkaitan dengan pelaku kejahatan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian,&#8221; pungkasnya. <strong>(WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pelaku-jambret-perempuan-lansia-di-padang-diringkus-ingin-kabur-ke-pekanbaru/">Pelaku Jambret Perempuan Lansia di Padang Diringkus Saat Ingin Kabur ke Pekanbaru </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kerja Sama dengan Hildesheim, Pemko Padang Fokus Pariwisata dan Revitalisasi Batang Arau</title>
		<link>https://langgam.id/kerja-sama-dengan-hildesheim-pemko-padang-fokus-pariwisata-dan-revitalisasi-batang-arau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255203</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Pemerintah Kota Padang memperbarui kerja sama Sister City dengan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, dengan menitikberatkan kolaborasi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan dan revitalisasi kawasan Sungai Batang Arau. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan pembaruan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (5/8/2026). Fadly Amran mengatakan, hubungan Sister City yang telah terjalin sejak 1988 kini memasuki babak baru dengan fokus pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, terdapat dua agenda utama yang akan menjadi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kerja-sama-dengan-hildesheim-pemko-padang-fokus-pariwisata-dan-revitalisasi-batang-arau/">Kerja Sama dengan Hildesheim, Pemko Padang Fokus Pariwisata dan Revitalisasi Batang Arau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> — Pemerintah Kota Padang memperbarui kerja sama <em>Sister City</em> dengan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, dengan menitikberatkan kolaborasi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan dan revitalisasi kawasan Sungai Batang Arau.</p>



<p>Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan pembaruan <em>Letter of Intent</em> (LoI) dan <em>Memorandum of Understanding</em> (MoU) oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (5/8/2026).</p>



<p>Fadly Amran mengatakan, hubungan <em>Sister City</em> yang telah terjalin sejak 1988 kini memasuki babak baru dengan fokus pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, terdapat dua agenda utama yang akan menjadi prioritas kerja sama selama lima tahun ke depan.</p>



<p>Prioritas pertama adalah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.</p>



<p>Sementara itu, prioritas kedua adalah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Fadly menilai Kota Padang memiliki kekayaan alam dan budaya Minangkabau yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata rendah karbon, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota,&#8221; kata Fadly.</p>



<p>Ia menambahkan, pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau dinilai relevan dengan arah pembangunan Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain dua sektor tersebut, Pemko Padang juga membuka peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan kesehatan. Program yang disiapkan meliputi pertukaran pelajar, magang vokasi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga pengembangan kompetensi tenaga keperawatan.</p>



<p>Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menyambut baik pembaruan kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun perlu terus diperkuat melalui program-program yang konkret dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI Punjul Setya Nugraha menegaskan pemerintah pusat akan terus mendukung implementasi kerja sama Padang-Hildesheim agar menjadi salah satu contoh kemitraan antarkota yang berhasil antara Indonesia dan Jerman.</p>



<p>&#8220;Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota,&#8221; katanya. (<strong>HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kerja-sama-dengan-hildesheim-pemko-padang-fokus-pariwisata-dan-revitalisasi-batang-arau/">Kerja Sama dengan Hildesheim, Pemko Padang Fokus Pariwisata dan Revitalisasi Batang Arau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Ringan hingga Lebat Masih Berpotensi Guyur Padang Malam Ini</title>
		<link>https://langgam.id/hujan-ringan-hingga-lebat-masih-berpotensi-guyur-padang-malam-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 12:07:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan ringan hingga lebat di Kota Padang pada Rabu (5/8/2026), terutama pada sore hingga malam hari. Meski demikian, hujan ekstrem seperti yang terjadi pada Senin (3/8/2026) diprakirakan belum akan terulang dalam tiga hari ke depan. Prakirawan Cuaca (Forecaster) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, Jeni Adrian, mengatakan potensi hujan di Kota Padang masih dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer yang aktif di wilayah Sumatra Barat. &#8220;Untuk potensi hujan ekstrem seperti Senin kemarin belum ada, terutama dalam tiga hari ke depan. Namun, hujan ringan hingga lebat masih diprakirakan terjadi, terutama</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hujan-ringan-hingga-lebat-masih-berpotensi-guyur-padang-malam-ini/">Hujan Ringan hingga Lebat Masih Berpotensi Guyur Padang Malam Ini</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan ringan hingga lebat di Kota Padang pada Rabu (5/8/2026), terutama pada sore hingga malam hari.</p>



<p>Meski demikian, hujan ekstrem seperti yang terjadi pada Senin (3/8/2026) diprakirakan belum akan terulang dalam tiga hari ke depan.</p>



<p>Prakirawan Cuaca (Forecaster) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, Jeni Adrian, mengatakan potensi hujan di Kota Padang masih dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer yang aktif di wilayah Sumatra Barat.</p>



<p>&#8220;Untuk potensi hujan ekstrem seperti Senin kemarin belum ada, terutama dalam tiga hari ke depan. Namun, hujan ringan hingga lebat masih diprakirakan terjadi, terutama sore hingga malam hari,&#8221; kata Jeni kepada <strong>Langgam.id</strong>, Rabu (05/08/2026).</p>



<p>BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Rabu (5/8/2026). Wilayah yang berstatus Waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman dan sekitarnya.</p>



<p>Jeni menjelaskan hujan yang tidak terlalu deras, tetapi berlangsung dalam waktu lama tetap berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah kawasan.</p>



<p>&#8220;Karena hujannya diprakirakan berlangsung cukup lama, kemungkinan dapat menyebabkan genangan di kawasan, yang memang menjadi langganan saat hujan lebat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kemudian Jeni menyebut kondisi tersebut dipengaruhi gangguan siklonik di Samudra Hindia bagian barat Sumatra Barat. Dan disertai dengan gelombang Rossby Ekuatorial juga, yang masih aktif dan meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan.</p>



<p>Menurut Jeni, wilayah selatan Kota Padang yang meliputi Padang Selatan dan Teluk Kabung Bungus, yang diprakirakan menerima hujan dengan intensitas lebih tinggi dibanding kawasan lainnya.</p>



<p>&#8220;Wilayah-wilayah di selatan Padang berpotensi mengalami hujan yang lebih lebat dan berlangsung lebih lama hari ini,&#8221; kata dia.</p>



<p>Ia menambahkan, gangguan atmosfer tersebut diprakirakan masih bertahan hingga tiga hari ke depan.</p>



<p>Namun posisi sistem cuaca akan bergeser, sehingga pengaruhnya terhadap Sumatra Barat tidak sebesar kondisi saat ini.</p>



<p>&#8220;Masih terpantau hingga tiga hari ke depan, tetapi posisinya berubah, sehingga pengaruhnya terhadap Sumarra Barat tidak sesignifikan hari ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.</p>



<p>&#8220;Untuk masyarakat dihimbau tidak panik dan tetap tenang. Namun tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang signifikan serta selalu memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Berdasarkan pantauan Langgam.id pada Rabu (5/8/2026) siang, cuaca di Kota Padang didominasi langit berawan. Sinar matahari masih terlihat, namun awan tebal mulai menutupi sebagian langit.<strong> (WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hujan-ringan-hingga-lebat-masih-berpotensi-guyur-padang-malam-ini/">Hujan Ringan hingga Lebat Masih Berpotensi Guyur Padang Malam Ini</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255196</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Perbarui Kerja Sama Sister City dengan Hildesheim Jerman</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-perbarui-kerja-sama-sister-city-dengan-hildesheim-jerman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:58:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, memperbarui komitmen kerja sama Sister City yang telah terjalin selama 38 tahun. Pembaruan itu ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (5/8/2026). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer. Kegiatan tersebut turut disaksikan Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI Punjul Setya Nugraha, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran pimpinan OPD, perwakilan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), delegasi Pemerintah Kota Hildesheim, serta tamu undangan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-perbarui-kerja-sama-sister-city-dengan-hildesheim-jerman/">Pemko Padang Perbarui Kerja Sama Sister City dengan Hildesheim Jerman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> — Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, memperbarui komitmen kerja sama Sister City yang telah terjalin selama 38 tahun. Pembaruan itu ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (5/8/2026).</p>



<p>Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer. Kegiatan tersebut turut disaksikan Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI Punjul Setya Nugraha, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran pimpinan OPD, perwakilan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), delegasi Pemerintah Kota Hildesheim, serta tamu undangan lainnya.</p>



<p>Fadly Amran mengatakan, hubungan persahabatan antara Padang dan Hildesheim yang dimulai sejak 1988 telah menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Menurutnya, kemitraan itu kini memasuki babak baru dengan orientasi pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota,&#8221; kata Fadly.</p>



<p>Ia menjelaskan, terdapat dua program prioritas yang akan menjadi fokus kolaborasi dalam lima tahun ke depan. Pertama, revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.</p>



<p>Program kedua adalah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Fadly menilai potensi alam dan budaya Minangkabau menjadi modal besar bagi Kota Padang untuk mengembangkan pariwisata rendah karbon yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.</p>



<p>Selain dua sektor tersebut, kedua kota juga sepakat membuka ruang kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan kesehatan. Program yang dirancang antara lain pertukaran pelajar, magang vokasi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga pengembangan kompetensi tenaga keperawatan melalui pertukaran pengetahuan antarlembaga.</p>



<p>Menurut Fadly, pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau menjadi referensi penting bagi pembangunan Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Kota Padang. Ia menyebut kunjungan kali ini merupakan kunjungan keduanya ke ibu kota Sumatera Barat tersebut.</p>



<p>Ingo berharap hubungan yang telah dibangun selama hampir empat dekade terus diperkuat melalui berbagai program yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua kota.</p>



<p>&#8220;Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,&#8221; katanya.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI Punjul Setya Nugraha menegaskan dukungan pemerintah pusat terhadap keberlanjutan kerja sama Sister City Padang-Hildesheim.</p>



<p>Menurutnya, Kementerian Luar Negeri akan terus memfasilitasi implementasi berbagai program yang telah disepakati agar menjadi contoh kemitraan antarkota antara Indonesia dan Jerman.</p>



<p>&#8220;Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota,&#8221; ujar Punjul. <strong>(HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-perbarui-kerja-sama-sister-city-dengan-hildesheim-jerman/">Pemko Padang Perbarui Kerja Sama Sister City dengan Hildesheim Jerman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,54 Persen, Pertanian Jadi Penopang Utama</title>
		<link>https://langgam.id/ekonomi-sumbar-tumbuh-454-persen-pertanian-jadi-penopang-utama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ghaffar Ramdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:03:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPS Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Perekonomian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Triwulan II-2026 mencatatkan pertumbuhan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat ekonomi daerah ini tumbuh sebesar 4,54 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan kondisi ekonomi Sumbar masih berada pada tren yang baik. Secara triwulanan, ekonomi Sumbar juga tumbuh sebesar 1,08 persen. Sementara secara kumulatif selama semester I-2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,77 persen. &#8220;Ekonomi Sumbar triwulan II-2026 terus menunjukkan tren positif. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp95,50 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ekonomi-sumbar-tumbuh-454-persen-pertanian-jadi-penopang-utama/">Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,54 Persen, Pertanian Jadi Penopang Utama</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> – Perekonomian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Triwulan II-2026 mencatatkan pertumbuhan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat ekonomi daerah ini tumbuh sebesar 4,54 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>



<p>Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan kondisi ekonomi Sumbar masih berada pada tren yang baik. Secara triwulanan, ekonomi Sumbar juga tumbuh sebesar 1,08 persen. Sementara secara kumulatif selama semester I-2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,77 persen.</p>



<p>&#8220;Ekonomi Sumbar triwulan II-2026 terus menunjukkan tren positif. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp95,50 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp54,06 triliun,&#8221; ujar Nurul Hasanudin di Kantor BPS Sumbar, Rabu (5/8/2026).</p>



<p>Dari sisi lapangan usaha, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 17,57 persen secara tahunan. Kinerja ini ditopang oleh meningkatnya tingkat penghunian kamar hotel bintang sebesar 20,37 persen dan hotel nonbintang sebesar 16,78 persen secara triwulanan.</p>



<p>Selain itu, sektor administrasi pemerintahan tumbuh 8,95 persen seiring meningkatnya belanja pegawai. Sektor pengadaan listrik dan gas juga mencatat pertumbuhan sebesar 8,69 persen, disusul jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,99 persen.</p>



<p>Meski bukan sektor dengan laju pertumbuhan tertinggi, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tetap menjadi penopang utama ekonomi Sumbar dengan kontribusi terbesar terhadap PDRB, yakni 21,98 persen. Sektor ini juga tumbuh sebesar 5,38 persen secara tahunan.</p>



<p>Menurut Hasanudin, sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Sumbar.</p>



<p>&#8220;Sektor pertanian menjadi penyumbang sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumbar secara y-on-y, yaitu sebesar 1,13 persen dari total pertumbuhan 4,54 persen,&#8221; katanya.</p>



<p>Pertumbuhan sektor pertanian didorong oleh peningkatan produksi sejumlah komoditas. Produksi jagung tercatat naik 16,39 persen. Sementara komoditas peternakan juga mengalami peningkatan, seperti daging sapi yang naik 26,62 persen, daging kambing 27,11 persen, daging ayam 14,27 persen, dan telur ayam 12,31 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi tingginya permintaan menjelang Hari Raya Iduladha.</p>



<p>Di sisi lain, BPS mencatat hanya satu lapangan usaha yang mengalami kontraksi, yakni sektor Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh negatif sebesar 0,45 persen. Penurunan ini dipengaruhi berkurangnya jumlah penumpang dan volume barang pada angkutan udara, laut, maupun kereta api.</p>



<p>Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa menjadi sumber pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan mencapai 22 persen secara tahunan. Peningkatan ekspor terutama ditopang oleh tingginya permintaan luar negeri terhadap produk turunan kelapa sawit, yang menyumbang 40,78 persen dari total ekspor Sumbar.</p>



<p>Selain itu, ekspor nonmigas juga didorong oleh meningkatnya ekspor kopi dan rempah-rempah sebesar 46,84 persen, karet dan barang dari karet sebesar 21,85 persen, serta sari bahan samak dan celup sebesar 19,96 persen.</p>



<p>Di tengah peningkatan ekspor, konsumsi rumah tangga yang menjadi penyumbang terbesar struktur PDRB dari sisi pengeluaran dengan porsi 50,79 persen tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan sebesar 2,52 persen.</p>



<p>&#8220;Pada tingkat regional, Sumbar memberikan kontribusi sebesar 6,55 persen terhadap perekonomian Pulau Sumatra. Sementara terhadap perekonomian nasional, kontribusi Sumbar tercatat sebesar 1,47 persen pada Triwulan II-2026,&#8221; tutup Hasanudin. <strong>(HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ekonomi-sumbar-tumbuh-454-persen-pertanian-jadi-penopang-utama/">Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,54 Persen, Pertanian Jadi Penopang Utama</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255187</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banjir Rendam Sekolah, SMPN 41 Padang Minta Pemko Bangunan Bronjong </title>
		<link>https://langgam.id/banjir-rendam-sekolah-smpn-41-padang-minta-pemko-bangunan-bronjong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ghaffar Ramdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=255163</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – SMP Negeri 41 Kota Padang meminta pemerintah kota membanguna bronjong sebagai salah upaya mitigasi banjir. Sekolah tersebut viral di sosial media lantaran genangan banjir merendam seluruh bangunan hingga ke dalam kelas. Kepala Sekolah SMPN 41 Amridas berharap penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pembersihan pascabencana, tetapi juga diikuti dengan langkah-langkah mitigasi agar peristiwa serupa tidak terus berulang. Menurutnya, kondisi sekolah saat ini menunjukkan perlunya penataan ulang bangunan secara menyeluruh. Ia menilai restrukturisasi sekolah menjadi kebutuhan mendesak mengingat SMP Negeri 41 Kota Padang telah beberapa kali terdampak banjir. &#8220;Melihat kondisi sekolah saat ini diperlukan restrukturisasi sekolah, di mana</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/banjir-rendam-sekolah-smpn-41-padang-minta-pemko-bangunan-bronjong/">Banjir Rendam Sekolah, SMPN 41 Padang Minta Pemko Bangunan Bronjong </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – SMP Negeri 41 Kota Padang meminta pemerintah kota membanguna bronjong sebagai salah upaya mitigasi banjir. Sekolah tersebut viral di sosial media lantaran genangan banjir merendam seluruh bangunan hingga ke dalam kelas.</p>



<p>Kepala Sekolah SMPN 41 Amridas berharap penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pembersihan pascabencana, tetapi juga diikuti dengan langkah-langkah mitigasi agar peristiwa serupa tidak terus berulang.</p>



<p>Menurutnya, kondisi sekolah saat ini menunjukkan perlunya penataan ulang bangunan secara menyeluruh. Ia menilai restrukturisasi sekolah menjadi kebutuhan mendesak mengingat SMP Negeri 41 Kota Padang telah beberapa kali terdampak banjir.</p>



<p>&#8220;Melihat kondisi sekolah saat ini diperlukan restrukturisasi sekolah, di mana sekolah dibangun bertingkat untuk meminimalisir dampak banjir,&#8221; ujar Amridas, Rabu (5/8/2026).</p>



<p>Ia menuturkan pemerintah dapat merancang pembangunan sekolah dengan konsep yang lebih adaptif terhadap potensi bencana.</p>



<p>&#8220;Pembangunan gedung bertingkat akan menjadi solusi jangka panjang untuk melindungi fasilitas pendidikan dan menjamin proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung ketika terjadi cuaca ekstrem,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain penataan bangunan, Amridas juga menyebut pentingnya penguatan infrastruktur di sekitar lingkungan sekolah, khususnya di sepanjang aliran sungai yang berada tidak jauh dari kawasan sekolah.</p>



<p>Ia menjelaskan pembangunan batu bronjong di sepanjang bantaran sungai sebagai upaya menahan abrasi dan menjaga aliran air tetap stabil saat curah hujan tinggi.</p>



<p>&#8220;Keberadaan bronjong akan membantu mengurangi risiko luapan sungai yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir menggenangi lingkungan sekolah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Amridas berharap hal tersebut dapat menjadi perhatian sehingga upaya penanganan tidak hanya bersifat reaktif setelah bencana terjadi.</p>



<p>&#8220;Tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman bagi ratusan siswa SMP Negeri 41 Kota Padang,&#8221; katanya.</p>



<p>Dua hari pascabanjir pembersihan material lumpur di SMP Negeri 41 Padang terus dilakukan. Pantauan Langgam.id di lokasi, proses pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan air menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran ke ruang-ruang kelas yang terdampak banjir. Selain itu, petugas juga membersihkan endapan lumpur yang masih menutupi sejumlah titik di area sekolah.</p>



<p>Amridas mengatakan, aktivitas belajar mengajar diperkirakan baru dapat kembali dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026), apabila proses pembersihan berjalan sesuai rencana dan kondisi cuaca mendukung.</p>



<p>“Endapan lumpur di beberapa titik masih cukup tebal sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra untuk membersihkannya,” ujar&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/banjir-rendam-sekolah-smpn-41-padang-minta-pemko-bangunan-bronjong/">Banjir Rendam Sekolah, SMPN 41 Padang Minta Pemko Bangunan Bronjong </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">255163</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 27/31 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-05 23:22:44 by W3 Total Cache
-->