<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 16:43:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Nelayan Hilang di Perairan Mentawai, Korban Ditemukan Meninggal Setelah Enam Hari Pencarian</title>
		<link>https://langgam.id/nelayan-hilang-di-perairan-mentawai-korban-ditemukan-meninggal-setelah-enam-hari-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 16:43:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250926</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Tim SAR gabungan menemukan Arbian (50), nelayan yang hilang di perairan Pulau Bugei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) sore, setelah enam hari pencarian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Hilton Telaumbanua, mengatakan penemuan korban berawal dari laporan nelayan yang melihat benda mengapung di laut sekitar pukul 14.30 WIB. &#8220;Mendapat laporan itu, tim SAR yang menggunakan RIB 02 langsung menuju lokasi untuk memastikan objek tersebut,&#8221; katanya. Sekitar pukul 16.00 WIB, tim SAR memastikan objek tersebut adalah korban. Jenazah nelayan itu ditemukan sejauh 13,2 mil laut di selatan lokasi sampan korban. Hilton mengatakan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nelayan-hilang-di-perairan-mentawai-korban-ditemukan-meninggal-setelah-enam-hari-pencarian/">Nelayan Hilang di Perairan Mentawai, Korban Ditemukan Meninggal Setelah Enam Hari Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id- Tim SAR gabungan menemukan Arbian (50), nelayan yang hilang di perairan Pulau Bugei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) sore, setelah enam hari pencarian.</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Hilton Telaumbanua, mengatakan penemuan korban berawal dari laporan nelayan yang melihat benda mengapung di laut sekitar pukul 14.30 WIB.</p>



<p>&#8220;Mendapat laporan itu, tim SAR yang menggunakan RIB 02 langsung menuju lokasi untuk memastikan objek tersebut,&#8221; katanya.</p>



<p>Sekitar pukul 16.00 WIB, tim SAR memastikan objek tersebut adalah korban. Jenazah nelayan itu ditemukan sejauh 13,2 mil laut di selatan lokasi sampan korban.</p>



<p>Hilton mengatakan selama enam pencarian, petugas mencari korban dengan membagu operasi dua sektoe laut.</p>



<p>Di antaranya menggunakan RIB 02 dan RIB 03. Pencarian juga melibatkan 10 sampan nelayan, tim SAR darat, serta masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian,&#8221; ujarnya. (fix)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nelayan-hilang-di-perairan-mentawai-korban-ditemukan-meninggal-setelah-enam-hari-pencarian/">Nelayan Hilang di Perairan Mentawai, Korban Ditemukan Meninggal Setelah Enam Hari Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250926</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 184,71 Gram Sabu dan 100 Butir Ekstasi</title>
		<link>https://langgam.id/polda-sumbar-musnahkan-barang-bukti-18471-gram-sabu-dan-100-butir-ekstasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 16:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Barat, memusnahkan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 184,71 gram dan 100 butir ekstasi di Mapolda Sumbar, Jumat (26/6/2026). Pemusnahan dilakukan, sebagai bagian dari proses hukum terhadap barang bukti yang telah disita, dalam pengungkapan dua kasus narkotika. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh unsur kejaksaan, bea cukai serta penasihat hukum. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara narkotika. &#8220;Barang bukti yang sudah diamankan harus diproses sesuai aturan dan dimusnahkan. Ini merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat,&#8221; katanya. Wedy menjelaskan, barang bukti tersebut</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polda-sumbar-musnahkan-barang-bukti-18471-gram-sabu-dan-100-butir-ekstasi/">Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 184,71 Gram Sabu dan 100 Butir Ekstasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id- Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Barat, memusnahkan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 184,71 gram dan 100 butir ekstasi di Mapolda Sumbar, Jumat (26/6/2026).</p>



<p>Pemusnahan dilakukan, sebagai bagian dari proses hukum terhadap barang bukti yang telah disita, dalam pengungkapan dua kasus narkotika.</p>



<p>Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh unsur kejaksaan, bea cukai serta penasihat hukum.</p>



<p>Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara narkotika.</p>



<p>&#8220;Barang bukti yang sudah diamankan harus diproses sesuai aturan dan dimusnahkan. Ini merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Wedy menjelaskan, barang bukti tersebut berasal dari dua perkara. Kasus pertama diungkap pada 7 April 2026 di kawasan Jorong Duo Koto, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam. Dalam kasus itu polisi mengamankan satu tersangka C dengan barang bukti sabu dan 100 butir ekstasi.</p>



<p>Sementara kasus kedua, diungkap pada 13 April 2026 di sebuah penginapan di Jorong Parak Juar, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Dari lokasi tersebut, petugas menangkap seorang tersangka (K) dengan barang bukti sabu.</p>



<p>Menurut Wedy, kedua tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan, dengan ketentuan dalam KUHP terbaru.</p>



<p>Ancaman hukumannya maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.</p>



<p>Ia menegaskan Polda Sumbar akan terus mengedepankan upaya pencegahan melalui sosialisasi bahaya narkoba.</p>



<p>&#8220;Tidak ada ruang bagi peredaran narkoba di Sumatera Barat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama memberantas narkotika,&#8221; katanya. (fix)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polda-sumbar-musnahkan-barang-bukti-18471-gram-sabu-dan-100-butir-ekstasi/">Polda Sumbar Musnahkan Barang Bukti 184,71 Gram Sabu dan 100 Butir Ekstasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novri Setiawan Resmi Pulang Kampung, Perkuat Semen Padang FC di Liga 2</title>
		<link>https://langgam.id/novri-setiawan-resmi-pulang-kampung-perkuat-semen-padang-fc-di-liga-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 14:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 2]]></category>
		<category><![CDATA[Novri Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Semen Padang FC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Semen Padang FC resmi mendatangkan pemain asal Padang, Novri Setiawan, untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Pemain berpengalaman itu direkrut dari Persik Kediri dengan status transfer permanen. Kepastian bergabungnya Novri diumumkan melalui akun media sosial resmi Semen Padang FC, Jumat (26/6/2026). Manajemen menyebut perekrutan tersebut menjadi bagian dari keseriusan klub dalam memperkuat skuad Kabau Sirah. &#8220;Sajauah-jauah nyo bangau tabang, sadalam-dalam nyo marantau akhirnya pulang juo ka ranah Minang. Semen Padang FC resmi mendatangkan Novri Setiawan melalui skema transfer dari Persik Kediri sebagai bentuk keseriusan manajemen mengarungi kompetisi,&#8221; tulis manajemen klub. Manajemen juga menyebut kepulangan Novri memiliki makna</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/novri-setiawan-resmi-pulang-kampung-perkuat-semen-padang-fc-di-liga-2/">Novri Setiawan Resmi Pulang Kampung, Perkuat Semen Padang FC di Liga 2</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Semen Padang FC resmi mendatangkan pemain asal Padang, Novri Setiawan, untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Pemain berpengalaman itu direkrut dari Persik Kediri dengan status transfer permanen.</p>



<p>Kepastian bergabungnya Novri diumumkan melalui akun media sosial resmi Semen Padang FC, Jumat (26/6/2026). Manajemen menyebut perekrutan tersebut menjadi bagian dari keseriusan klub dalam memperkuat skuad Kabau Sirah.</p>



<p>&#8220;Sajauah-jauah nyo bangau tabang, sadalam-dalam nyo marantau akhirnya pulang juo ka ranah Minang. Semen Padang FC resmi mendatangkan Novri Setiawan melalui skema transfer dari Persik Kediri sebagai bentuk keseriusan manajemen mengarungi kompetisi,&#8221; tulis manajemen klub.</p>



<p>Manajemen juga menyebut kepulangan Novri memiliki makna tersendiri. Lahir di Kota Padang, mantan pemain Timnas Indonesia itu, untuk pertama kalinya akan membela klub asal daerah kelahirannya sepanjang karier profesional.</p>



<p>&#8220;Lahir di Padang, mantan pemain Timnas Indonesia yang kaya pengalaman ini, akhirnya pulang untuk membela klub tanah kelahirannya. Salamaik Baliak Kampuang, Novri Setiawan,&#8221; tulis Semen Padang FC.</p>



<p>Novri Setiawan merupakan pemain berposisi sayap yang dikenal memiliki kecepatan dan pengalaman di kompetisi tertinggi Indonesia. <strong>(WAN) </strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/novri-setiawan-resmi-pulang-kampung-perkuat-semen-padang-fc-di-liga-2/">Novri Setiawan Resmi Pulang Kampung, Perkuat Semen Padang FC di Liga 2</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250917</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT Semen Padang Kembali Jadi Sponsor Utama Semen Padang FC</title>
		<link>https://langgam.id/pt-semen-padang-kembali-jadi-sponsor-utama-semen-padang-fc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 13:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Semen Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250910</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – PT Semen Padang kembali menjadi sponsor utama Semen Padang FC untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dukungan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen perusahaan dalam mengawal perjuangan Kabau Sirah untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sebagai perusahaan yang lahir dan berkembang di Sumatera Barat, PT Semen Padang menilai dukungan terhadap Semen Padang FC bukan sekadar kerja sama sponsorship, melainkan bagian dari kontribusi dalam membangun kebanggaan daerah, memperkuat identitas masyarakat Minangkabau, sekaligus mendorong kemajuan olahraga di Ranah Minang. Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung Semen Padang FC agar kembali menjadi salah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pt-semen-padang-kembali-jadi-sponsor-utama-semen-padang-fc/">PT Semen Padang Kembali Jadi Sponsor Utama Semen Padang FC</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> – PT Semen Padang kembali menjadi sponsor utama Semen Padang FC untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dukungan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen perusahaan dalam mengawal perjuangan Kabau Sirah untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.</p>



<p>Sebagai perusahaan yang lahir dan berkembang di Sumatera Barat, PT Semen Padang menilai dukungan terhadap Semen Padang FC bukan sekadar kerja sama sponsorship, melainkan bagian dari kontribusi dalam membangun kebanggaan daerah, memperkuat identitas masyarakat Minangkabau, sekaligus mendorong kemajuan olahraga di Ranah Minang.</p>



<p>Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung Semen Padang FC agar kembali menjadi salah satu kekuatan sepak bola nasional.</p>



<p>&#8220;Semen Padang FC adalah aset kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Kami percaya dengan persiapan yang matang, dukungan seluruh stakeholder, serta kerja keras seluruh tim, target menjadi juara Liga 2 dan kembali ke Liga 1 dapat diwujudkan,&#8221; ujarnya, Jumat (26/6/2026).</p>



<p>Ia menambahkan, dukungan tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan eksposur perusahaan melalui olahraga.</p>



<p>Menurut Pri, dukungan kepada Semen Padang FC juga sejalan dengan semangat transformasi yang diusung Holding Industri Semen Indonesia (SIG) dan Danantara Indonesia dalam mendorong peningkatan nilai perusahaan serta kontribusi terhadap pembangunan nasional, termasuk melalui sektor olahraga.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang, Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade, menyambut positif kepercayaan yang kembali diberikan PT Semen Padang.</p>



<p>Ia menyebut dukungan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemain, pelatih, dan ofisial untuk menghadapi persaingan ketat di Liga 2 musim ini.</p>



<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan PT Semen Padang. Dukungan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras dan lebih profesional. Target kami jelas, yakni menjadi juara Liga 2 dan membawa Semen Padang FC kembali ke Liga 1,&#8221; katanya.</p>



<p>Menghadapi musim 2026/2027, Semen Padang FC juga terus melakukan pembenahan tim, termasuk memperkuat komposisi pemain agar mampu tampil kompetitif sepanjang kompetisi.</p>



<p>Manajemen optimistis target promosi dapat tercapai dengan dukungan penuh dari sponsor, suporter, pemerintah daerah, serta masyarakat Sumatera Barat.</p>



<p>Kembalinya PT Semen Padang sebagai sponsor utama pun menjadi dorongan penting bagi perjalanan Kabau Sirah di Liga 2. Dengan dukungan tersebut, Semen Padang FC diharapkan mampu mewujudkan ambisi meraih gelar juara sekaligus mengamankan tiket promosi ke Liga 1 musim depan. <strong>(HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pt-semen-padang-kembali-jadi-sponsor-utama-semen-padang-fc/">PT Semen Padang Kembali Jadi Sponsor Utama Semen Padang FC</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Lembah Anai Macet karena Pengaspalan Jalan, Polisi Terapkan Buka Tutup</title>
		<link>https://langgam.id/jalur-lembah-anai-macet-karena-pengaspalan-jalan-polisi-terapkan-buka-tutup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 13:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lembah Anai]]></category>
		<category><![CDATA[Macet]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Padang Panjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250911</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Arus lalu lintas di Jalur Lembah Anai mengalami kemacetan karena ada pengerjaan pengaspalan jalan, Jumat (26/6/2026). Polisi terpaksa menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.&#160;&#160; Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan pekerjaan pengaspalan jalan telah berlangsung sejak pagi hingga pukul 18.00 WIB. &#8220;Perlambatan arus dikarenakan ada pengaspalan sejak pagi sampai pukul 18.00 WIB. Dari arah Lembah Anai menuju arah Jembatan Kembar,&#8221; ujarnya, Jumat (26/6/2026) malam.&#160;&#160; Selain pekerjaan jalan, kata Finot, kepadatan kendaraan dari arah Bukittinggi dan Padang turut memperparah antrean. Kemacetan terjadi dari kawasan Air Terjun hingga Rumah Makan Mangguang Lama. &#8220;Arus padat dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalur-lembah-anai-macet-karena-pengaspalan-jalan-polisi-terapkan-buka-tutup/">Jalur Lembah Anai Macet karena Pengaspalan Jalan, Polisi Terapkan Buka Tutup</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Arus lalu lintas di Jalur Lembah Anai mengalami kemacetan karena ada pengerjaan pengaspalan jalan, Jumat (26/6/2026). Polisi terpaksa menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan pekerjaan pengaspalan jalan telah berlangsung sejak pagi hingga pukul 18.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Perlambatan arus dikarenakan ada pengaspalan sejak pagi sampai pukul 18.00 WIB. Dari arah Lembah Anai menuju arah Jembatan Kembar,&#8221; ujarnya, Jumat (26/6/2026) malam.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain pekerjaan jalan, kata Finot, kepadatan kendaraan dari arah Bukittinggi dan Padang turut memperparah antrean. Kemacetan terjadi dari kawasan Air Terjun hingga Rumah Makan Mangguang Lama.</p>



<p>&#8220;Arus padat dari dua arah, baik dari Bukittinggi maupun Padang. Antrean memanjang sampai Simpang Malibo dan ke arah Pendakian Singgalang Kariang,&#8221; katanya.&nbsp; .</p>



<p>Finot menyebutkan, sistem buka tutup diberlakukan agar pekerjaan pengaspalan tetap berjalan tanpa menghentikan arus kendaraan.</p>



<p>&#8220;Jalan dibuka secara bergiliran. Tergantung situasi di lapangan,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Finot, pengaturan dilakukan dengan memberikan kesempatan kendaraan dari masing-masing arah melintas secara bergantian.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Durasinya tergantung kondisi antrean kendaraan di lapangan,&#8221; ucapnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Penerapan sistem buka tutup berlangsung sejak siang hingga malam. Meski demikian, kepadatan arus masih terjadi akibat tingginya volume kendaraan yang melintas dari arah Padang maupun Bukittinggi.</p>



<p>&#8220;Hingga saat ini, volume kendaraan dari arah Bukittinggi maupun Padang Panjang tinggi,&#8221; pungkasnya. (WAN)&nbsp;</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalur-lembah-anai-macet-karena-pengaspalan-jalan-polisi-terapkan-buka-tutup/">Jalur Lembah Anai Macet karena Pengaspalan Jalan, Polisi Terapkan Buka Tutup</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sertijab Kapolda Sumbar Masih Tunggu Jadwal Mabes Polri</title>
		<link>https://langgam.id/sertijab-kapolda-sumbar-masih-tunggu-jadwal-mabes-polri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 12:30:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250908</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id&#8211; Kepolisian Daerah Sumatrara Barat atau Polda Sumatra Barat mengungkapkan serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Sumbar masih menunggu jadwal dari Mabes Polri.&#160; Mabes Polri telah melakukan pergantian Kapolda Sumbar pada 7 Mei 2026 melalui Surat Telegram. Kapolri menujuk Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati, mengatakan, pelaksanaan Sertijab akan digelar setelah mendapat arahan dari Kapolri. Hingga kini, Polda Sumbar masih menunggu kepastian waktu pelaksanaannya. &#8220;Masih menunggu. Tentu pelaksanaannya nanti sesuai jadwal dari Mabes Polri bersama Bapak Kapolri,&#8221; kata Susmelawati, Jumat (26/6/2026). Ia menjelaskan, meski jadwal belum ditetapkan,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sertijab-kapolda-sumbar-masih-tunggu-jadwal-mabes-polri/">Sertijab Kapolda Sumbar Masih Tunggu Jadwal Mabes Polri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id&#8211; Kepolisian Daerah Sumatrara Barat atau Polda Sumatra Barat mengungkapkan serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Sumbar masih menunggu jadwal dari Mabes Polri.&nbsp;</p>



<p>Mabes Polri telah melakukan pergantian Kapolda Sumbar pada 7 Mei 2026 melalui Surat Telegram. Kapolri menujuk Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.</p>



<p>Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati, mengatakan, pelaksanaan Sertijab akan digelar setelah mendapat arahan dari Kapolri. Hingga kini, Polda Sumbar masih menunggu kepastian waktu pelaksanaannya.</p>



<p>&#8220;Masih menunggu. Tentu pelaksanaannya nanti sesuai jadwal dari Mabes Polri bersama Bapak Kapolri,&#8221; kata Susmelawati, Jumat (26/6/2026).</p>



<p>Ia menjelaskan, meski jadwal belum ditetapkan, Polda Sumbar telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan serah terima jabatan.</p>



<p>&#8220;Persiapan sampai sejauh ini sudah dilaksanakan oleh Polda Sumbar. Seluruh kesiapan untuk rangkaian serah terima jabatan juga sudah disiapkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berdasarkan ketentuan dalam Surat Telegram Kapolri, pejabat yang dimutasi wajib melaksanakan tugas di jabatan baru paling lambat 14 hari sejak surat ditetapkan.</p>



<p>Susmelawati menyebut hal tersebut merupakan kebijakan pimpinan di tingkat Mabes Polri.</p>



<p>&#8220;Ini ada kebijakan dari pimpinan. Kami tinggal menyesuaikan dengan kebijakan tersebut,&#8221; katanya. (fix)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sertijab-kapolda-sumbar-masih-tunggu-jadwal-mabes-polri/">Sertijab Kapolda Sumbar Masih Tunggu Jadwal Mabes Polri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250908</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Nagari Kasang ke Gubernur Mahyeldi: Kami Ingin Izin Tambang Andesit Dicabut</title>
		<link>https://langgam.id/warga-nagari-kasang-ke-gubernur-mahyeldi-kami-ingin-izin-tambang-andesit-dicabut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 12:14:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Mahyeldi]]></category>
		<category><![CDATA[Nagari Kasang]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[tambang andesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250905</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Masyarakat Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), kembali menegaskan penolakan terhadap keberadaan tambang andesit yang dikelola PT Daya Bumi Artha. Warga mendesak Gubernur Sumbar, Mahyeldi, untuk segera mencabut izin tambang tersebut karena dinilai mengancam lingkungan dan keselamatan masyarakat setempat.Desakan itu disampaikan saat mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Jumat (26/6/2026). Perwakilan Masyarakat Nagari Kasang, Syafril Andeska, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan warga untuk menyampaikan penolakan mereka kepada pemerintah daerah hingga Gubernur Sumbar. Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah konkret yang sesuai dengan tuntutan mereka. &#8220;Kami mengatakan menolak keberadaan Tambang Andesit PT Daya Bumi Artha.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-nagari-kasang-ke-gubernur-mahyeldi-kami-ingin-izin-tambang-andesit-dicabut/">Warga Nagari Kasang ke Gubernur Mahyeldi: Kami Ingin Izin Tambang Andesit Dicabut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Masyarakat Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), kembali menegaskan penolakan terhadap keberadaan tambang andesit yang dikelola PT Daya Bumi Artha.</p>



<p>Warga mendesak Gubernur Sumbar, Mahyeldi, untuk segera mencabut izin tambang tersebut karena dinilai mengancam lingkungan dan keselamatan masyarakat setempat.<br>Desakan itu disampaikan saat mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Jumat (26/6/2026).</p>



<p>Perwakilan Masyarakat Nagari Kasang, Syafril Andeska, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan warga untuk menyampaikan penolakan mereka kepada pemerintah daerah hingga Gubernur Sumbar. Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah konkret yang sesuai dengan tuntutan mereka.</p>



<p>&#8220;Kami mengatakan menolak keberadaan Tambang Andesit PT Daya Bumi Artha. Ternyata sampai sekarang tidak ada tanggapan yang sesuai harapan kami, baik di tingkat daerah maupun dari gubernur. Kami sudah menyampaikan langsung kepada gubernur dan yang disampaikan hanya akan meninjau ulang,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurutnya, rencana peninjauan ulang tidak akan menjawab tuntutan utama masyarakat. Warga Nagari Kasang menginginkan pencabutan izin tambang karena sejak awal keberadaan tambang tersebut tidak pernah mendapatkan persetujuan dari masyarakat, niniak mamak, maupun tokoh-tokoh adat setempat.</p>



<p>Ia menegaskan bahwa penolakan tersebut didasari kekhawatiran terhadap berbagai dampak lingkungan yang berpotensi ditimbulkan aktivitas pertambangan, mulai dari pencemaran udara, pencemaran air, kerusakan hutan hingga ancaman bencana alam.</p>



<p>&#8220;Kalau terjadi bencana alam, siapa yang akan bertanggung jawab? Yang paling dirugikan tentu masyarakat kami sendiri. Karena itu sejak awal kami tidak pernah mengizinkan keberadaan tambang tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia menilai aktivitas pertambangan lebih banyak menimbulkan dampak negatif dibandingkan manfaat bagi masyarakat sekitar. Salah satu kekhawatiran terbesar warga adalah terganggunya kualitas sumber air yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Nagari Kasang.</p>



<p>Syafril menjelaskan, nagari mereka memiliki sumber air yang masih terjaga dengan baik. Bahkan masyarakat memiliki kawasan ikan larangan yang selama ini dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber air.</p>



<p>&#8220;Air di nagari kami sangat bagus. Kami punya ikan larangan yang sampai sekarang tetap dijaga. Itu menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga kualitas air dari pencemaran dan sampah,&#8221; katanya.</p>



<p>Masyarakat juga mempertanyakan terbitnya izin tambang yang menurut mereka tidak pernah memperoleh persetujuan dari warga setempat. Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan karena aspirasi masyarakat dinilai tidak menjadi pertimbangan utama dalam proses perizinan.</p>



<p>Meski merasa belum mendapatkan respons yang memuaskan dari pemerintah, Syafril menegaskan masyarakat Nagari Kasang akan terus memperjuangkan penolakan terhadap tambang tersebut. Warga berkomitmen menjaga lingkungan dan kelestarian nagari mereka dari berbagai potensi kerusakan.</p>



<p>&#8220;Kami cinta negeri kami. Kami tidak akan membiarkan negeri kami rusak oleh siapa pun. Kami tidak butuh lagi peninjauan ulang. Yang kami butuhkan adalah izin tambang itu segera dicabut,&#8221; tegasnya. <strong>(WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-nagari-kasang-ke-gubernur-mahyeldi-kami-ingin-izin-tambang-andesit-dicabut/">Warga Nagari Kasang ke Gubernur Mahyeldi: Kami Ingin Izin Tambang Andesit Dicabut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250905</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Corporate Finance di Era Keberlanjutan: From Managerial Ability to Market Stability</title>
		<link>https://langgam.id/corporate-finance-di-era-keberlanjutan-from-managerial-ability-to-market-stability/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Masyhuri Hamidi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 12:02:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Pakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bayangkan Anda sedang menumpang kapal besar di tengah badai. Ombak datang dari segala arah: gejolak ekonomi global, konflik geopolitik, hingga nilai tukar rupiah yang melemah. Di sinilah pertanyaan terpentingnya bukan seberapa besar kapal itu, melainkan seberapa andal nakhoda yang mengendalikannya. Itulah gambaran paling sederhana tentang kondisi pasar modal Indonesia hari ini: besar, terus tumbuh, namun penuh guncangan yang tak terduga. Pada akhir 2024, kapitalisasi pasar seluruh saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sekitar Rp12,3 ribu triliun, angka yang luar biasa besar. Namun pada periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah sekitar 2,6 persen secara</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/corporate-finance-di-era-keberlanjutan-from-managerial-ability-to-market-stability/">Corporate Finance di Era Keberlanjutan: From Managerial Ability to Market Stability</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Bayangkan</strong> Anda sedang menumpang kapal besar di tengah badai. Ombak datang dari segala arah: gejolak ekonomi global, konflik geopolitik, hingga nilai tukar rupiah yang melemah. Di sinilah pertanyaan terpentingnya bukan seberapa besar kapal itu, melainkan seberapa andal nakhoda yang mengendalikannya. Itulah gambaran paling sederhana tentang kondisi pasar modal Indonesia hari ini: besar, terus tumbuh, namun penuh guncangan yang tak terduga.</p>



<p>Pada akhir 2024, kapitalisasi pasar seluruh saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sekitar Rp12,3 ribu triliun, angka yang luar biasa besar. Namun pada periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah sekitar 2,6 persen secara tahunan. Artinya, meskipun ukuran pasar membesar, nilai saham rata-rata justru merosot.</p>



<p>Setahun berselang, gambarannya jauh lebih dramatis: pada pertengahan Maret 2025, IHSG anjlok lebih dari 6 persen hanya dalam satu hari, hingga memaksa Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan (trading halt) untuk meredam kepanikan pasar. Ini bukan sekadar angka di layar monitor, melainkan kecemasan nyata jutaan investor yang menaruh uang dan harapan mereka di pasar modal.</p>



<p>Guncangan tidak hanya datang dari dalam negeri. Eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengancam jalur Selat Hormuz sejak akhir Februari 2026 ikut memukul keras harga saham di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Nilai rupiah yang sempat menunjukkan tanda-tanda stabil kembali tertekan, bahkan sempat menyentuh level terlemah dalam sejarahnya.</p>



<p>Dalam dunia keuangan yang semakin terhubung seperti sekarang, krisis di belahan dunia lain bisa terasa langsung di kantong investor Jakarta hanya dalam hitungan menit. Sebagai negara berkembang, Indonesia memang lebih rentan dibandingkan negara maju: volatilitas pasar saham kita tercatat di kisaran 21-22 persen, lebih tinggi dibandingkan Malaysia yang hanya sekitar 16 persen.</p>



<p>Di tengah situasi ini, muncul pula persoalan kepercayaan. Sejak Januari 2026, lembaga indeks saham global bergengsi, MSCI (Morgan Stanley Capital International), membekukan kenaikan bobot dan penambahan saham Indonesia ke dalam portofolio indeks globalnya, dan pembekuan itu diperpanjang lagi pada April lalu. Alasannya bukan karena fundamental ekonomi Indonesia lemah, melainkan karena masalah transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi. Bagi investor asing yang mengelola dana triliunan dolar, kejernihan informasi adalah segalanya: begitu informasi tidak jelas, mereka memilih angkat kaki, dan ketika uang asing keluar, pasar kita ikut terguncang. Pekan lalu, dalam tinjauan tahunannya, MSCI memang masih mempertahankan status Indonesia sebagai pasar berkembang (emerging market), tetapi menurunkan peringkat arus informasi kita dan memberi peringatan: jika perbaikan tidak terlihat signifikan hingga peninjauan November 2026, opsi yang lebih berat bukan tidak mungkin dipertimbangkan.</p>



<p>Tantangan tidak berhenti di situ. Dunia usaha kini juga dihadapkan pada tuntutan yang jauh lebih luas daripada sekadar mencari untung. Investor global hari ini tidak hanya bertanya, “Berapa keuntungan perusahaan ini?”, tetapi juga, “Apakah perusahaan ini peduli pada lingkungan? Apakah ia memperlakukan karyawannya dengan baik? Apakah tata kelolanya bersih?” Tiga pertanyaan ini dikenal dengan singkatan ESG: Environmental (lingkungan), Social (sosial), dan Governance (tata kelola). Perusahaan yang abai terhadap ESG kini semakin sulit mendapatkan pendanaan dari investor besar dunia.</p>



<p>Lalu siapakah yang paling menentukan apakah sebuah perusahaan bisa bertahan di tengah semua tekanan ini? Jawabannya: sang manajer atau lebih tepatnya, kemampuan manajerial yang ia miliki. Para ahli manajemen menyebutnya managerial ability, dan ini bukan sekadar soal gelar akademik atau jabatan. Kemampuan manajerial adalah kapasitas nyata seorang pemimpin dalam membaca situasi, mengambil keputusan tepat, mengelola risiko, dan memimpin organisasi melewati badai. Teori Upper Echelons yang dikembangkan oleh Hambrick dan Mason sejak 1984 menegaskan bahwa nasib sebuah perusahaan sangat ditentukan oleh cara pandang dan kualitas orang-orang yang duduk di puncak pimpinannya.</p>



<p>Penelitian yang saya dan tim lakukan di Indonesia membuktikan hal ini secara nyata. Perusahaan yang dipimpin manajer berkemampuan tinggi terbukti lebih jarang mengalami kejatuhan harga saham yang tiba-tiba dan tajam. Mengapa? Karena manajer yang kompeten tidak membiarkan informasi buruk menumpuk dan tersembunyi. Mereka mengelola komunikasi dengan investor secara jujur dan transparan. Ketika tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada bom waktu yang siap meledak di pasar. Sebaliknya, manajer yang lemah cenderung menyembunyikan kabar buruk, dan ketika kebenaran itu akhirnya terkuak, pasar bereaksi keras dengan menjual saham besar-besaran dalam waktu singkat.</p>



<p>Yang menarik, temuan ini terasa lebih kuat pada perusahaan keluarga, dan ini sangat relevan bagi Indonesia, karena sekitar 95 persen perusahaan yang terdaftar di BEI adalah perusahaan keluarga. Perusahaan keluarga memiliki keunikan tersendiri: pemiliknya tidak hanya menjaga keuntungan finansial, tetapi juga nama baik keluarga yang telah dibangun selama beberapa generasi. Motivasi menjaga reputasi inilah yang justru mendorong praktik tata kelola yang lebih baik dan lebih konsisten dalam menerapkan prinsip keberlanjutan. Ketika kemampuan manajerial yang tinggi berpadu dengan semangat menjaga warisan keluarga, hasilnya adalah perusahaan yang lebih stabil dan lebih dipercaya pasar.</p>



<p>Dari semua temuan ini, ada benang merah yang bisa kita tarik: stabilitas pasar modal bukanlah semata-mata urusan regulator atau kebijakan pemerintah. Ia dimulai dari ruang rapat setiap perusahaan, dari kualitas keputusan yang dibuat oleh para manajer setiap harinya. Ketika ribuan perusahaan yang terdaftar di bursa masing-masing dikelola dengan baik dan transparan, efeknya akan terasa ke seluruh pasar seperti sungai besar yang jernih karena sumber-sumber kecilnya dijaga bersih.</p>



<p>Ini berarti ada pekerjaan rumah bagi semua pihak. Bagi para pelaku usaha, sudah saatnya investasi pada kualitas pemimpin dianggap sepenting investasi pada mesin atau teknologi. Merekrut manajer yang cakap, melatih kemampuan pengambilan keputusan, dan membangun budaya keterbukaan di dalam perusahaan bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan di era yang penuh ketidakpastian. Bagi pemerintah dan regulator seperti OJK dan BEI, tantangannya adalah memastikan bahwa pertumbuhan jumlah perusahaan yang masuk bursa juga diikuti peningkatan standar tata kelola, bukan sekadar mengejar rekor jumlah IPO.</p>



<p>Bagi masyarakat biasa, termasuk jutaan orang yang kini mulai berinvestasi melalui reksa dana atau saham, ada satu pelajaran sederhana yang bisa dipetik: sebelum membeli saham sebuah perusahaan, tanyakan dulu siapa yang mengelolanya dan bagaimana rekam jejaknya. Harga saham bisa naik turun karena banyak faktor yang tidak bisa kita kendalikan, tetapi kualitas pemimpin perusahaan adalah sesuatu yang bisa kita pelajari dan memiliki value tersendiri. Manajer yang baik adalah penjaga nilai investasi Anda yang paling pertama dan paling utama.</p>



<p>Indonesia sedang berada di persimpangan penting. Pasar modal kita tumbuh pesat, jumlah investor terus bertambah, dan semakin banyak perusahaan yang memilih melantai di bursa. Namun pertumbuhan tanpa kualitas adalah pertumbuhan yang rapuh. Yang kita butuhkan bukan hanya lebih banyak perusahaan di bursa, tetapi lebih banyak pemimpin yang benar-benar mampu — pemimpin yang tidak hanya piawai menghasilkan laba hari ini, tetapi juga bijak menjaga keberlanjutan perusahaan untuk anak cucu. Sebab pada akhirnya, kapal yang kuat bukan hanya soal ukurannya, melainkan soal siapa yang memegang kemudinya.</p>



<p>*Penulis: <strong><em>Prof. Masyhuri Hamidi, S.E., M.Si., Ph.D., CFP, CRP, QWP (Guru Besar Corporate Finance, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Andalas)</em></strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/corporate-finance-di-era-keberlanjutan-from-managerial-ability-to-market-stability/">Corporate Finance di Era Keberlanjutan: From Managerial Ability to Market Stability</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250902</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mutasi 8 Kapolres di Sumbar Dirotasi, Polda: Bentuk Penyegaran </title>
		<link>https://langgam.id/mutasi-8-kapolres-di-sumbar-dirotasi-polda-bentuk-penyegaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:43:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250900</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Kepolisian Daerah atau Polda Sumbar menyatakan rotasi delapan kapolres oleh Mabes Polri di wilayah Sumbar merupakan bagian dari penyegaran internal organisasi di lingkungan Polri. Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati mengatakan, mutasi 8 Kapolres di wilayah Sumbar merupakan hal yang biasa di lingkungan polri dalam melakukan penyegaran organisasi. &#8220;Rotasi di tubuh Polri merupakan hal yang biasa. Ada penyegaran organisasi dan promosi bagi anggota yang memiliki kinerja baik, untuk menduduki jabatan baru,&#8221; kata Susmelawati, Jumat (26/6/2026). Rotasi tersebut tertuang dalam tujuh surat telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, dan mencakup mutasi sejumlah pejabat utama serta delapan kapolres</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mutasi-8-kapolres-di-sumbar-dirotasi-polda-bentuk-penyegaran/">Mutasi 8 Kapolres di Sumbar Dirotasi, Polda: Bentuk Penyegaran </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id- Kepolisian Daerah atau Polda Sumbar menyatakan rotasi delapan kapolres oleh Mabes Polri di wilayah Sumbar merupakan bagian dari penyegaran internal organisasi di lingkungan Polri.</p>



<p>Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati mengatakan, mutasi 8 Kapolres di wilayah Sumbar merupakan hal yang biasa di lingkungan polri dalam melakukan penyegaran organisasi.</p>



<p>&#8220;Rotasi di tubuh Polri merupakan hal yang biasa. Ada penyegaran organisasi dan promosi bagi anggota yang memiliki kinerja baik, untuk menduduki jabatan baru,&#8221; kata Susmelawati, Jumat (26/6/2026).</p>



<p>Rotasi tersebut tertuang dalam tujuh surat telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, dan mencakup mutasi sejumlah pejabat utama serta delapan kapolres di jajaran Polda Sumatra Barat.</p>



<p>Meski mutasi telah diumumkan, pelaksanaan serah terima jabatan masih menunggu jadwal dari Mabes Polri, sementara Polda Sumbar telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatannya.</p>



<p>&#8220;Untuk pelaksanaannya kami masih menunggu. Setelah ada arahan dari Mabes Polri , baru serah terima jabatan dilaksanakan. Nanti akan kami informasikan jadwalnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo meneken surat telegram terkait rotasi Kapolres pada tanggal 25 Juni 2026. Pertama Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra dipindahkan untuk jabatan baru sebagai Wadirpamovit Polda Sumbar. Posisi Kapolres Pesisir Selatan yang baru dijabat oleh AKBP Ricky Ricardo.</p>



<p>Ricky sebelumnya adalah Kapolres Payakumbuh. Ia lalu digantikan dengan AKBP Irwan Andeta dari Korlantas Polri.</p>



<p>Selanjutnya Kapolres Agam AKBP Muari pindah tugas menjadi Kasubbagbinkar Bag SDM Rorenminops Korbrimob Polri. Posisi yang ditinggalkan Muari digantikan AKBP Masnoni dari Divhumas Polri.</p>



<p>Pergantian juga terjadi di Polres Pasaman. Jabatan kapolres kini dipegang AKBP Adirawa Permana Anggawistara yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.</p>



<p>Adirawa menggantikan AKBP M. Agus Hidayat yang dipromosikan menjadi Wadirsamapta Polda Riau. Sementara itu, AKBP Andreanaldo Ademi ditunjuk sebagai Kapolres Solok Selatan. Sebelumnya, ia menjabat Kapolres Pariaman.</p>



<p>Andreanaldo menggantikan AKBP M. Faisal Perdana yang kini mengemban tugas baru sebagai Wakapolrestabes Semarang.</p>



<p>Jabatan Kapolres Pariaman selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Agung Pranajaya. Agung sebelumnya menjabat Kapolres Solok.</p>



<p>Adapun posisi Kapolres Solok kini diisi AKBP Rini Anggraini, sebelumnya bertugas di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>



<p>Pergantian terakhir terjadi di Polres Tanah Datar. AKBP Marwan Fajrin, ditunjuk sebagai Kapolres Tanah Datar yang baru.</p>



<p>Sebelumnya, Marwan menjabat Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Ia menggantikan Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto mendapat penugasan baru sebagai Kasubbagbinpuan Bagbin PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri. (fix)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mutasi-8-kapolres-di-sumbar-dirotasi-polda-bentuk-penyegaran/">Mutasi 8 Kapolres di Sumbar Dirotasi, Polda: Bentuk Penyegaran </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250900</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ada Pabrik Sabu Rumahan di Padang, Ini Kata Polda Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/ada-pabrik-sabu-rumahan-di-padang-ini-kata-polda-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:19:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Sabu Rumahan di Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250897</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polresta Padang membongkar laboratorium atau pabrik gelap pembuat sabu rumahan di sebuah gubuk di kawasan kaki Bukit Ngalau, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Kasus ini terungkap hasil ppenyelidikan selama dua bulan. Polda Sumatra Barat (Sumbar) memastikan, barang bukti sabu yang diungkap selama ini di beberapa wilayah di Sumbar tidak berasal dari pabrik tersebut. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, menegaskan hasil penyelidikan sementara menunjukkan tidak ada keterkaitan antara barang bukti yang disita selama ini dengan pabrik sabu. &#8220;Saya pastikan tidak ada. Barang bukti yang kami</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ada-pabrik-sabu-rumahan-di-padang-ini-kata-polda-sumbar/">Ada Pabrik Sabu Rumahan di Padang, Ini Kata Polda Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polresta Padang membongkar laboratorium atau pabrik gelap pembuat sabu rumahan di sebuah gubuk di kawasan kaki Bukit Ngalau, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Kasus ini terungkap hasil ppenyelidikan selama dua bulan.</p>



<p>Polda Sumatra Barat (Sumbar) memastikan, barang bukti sabu yang diungkap selama ini di beberapa wilayah di Sumbar tidak berasal dari pabrik tersebut.</p>



<p>Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, menegaskan hasil penyelidikan sementara menunjukkan tidak ada keterkaitan antara barang bukti yang disita selama ini dengan pabrik sabu.</p>



<p>&#8220;Saya pastikan tidak ada. Barang bukti yang kami amankan bukan berasal dari sana. Namun, kasus ini tetap kami kembangkan bersama BNN,&#8221; ujar Wedy, Jumat (26/6/2026).</p>



<p>Meski demikian, kata Wedy, pihaknya terus berkoordinasi dengan BNN untuk mengembangkan pengungkapan pabrik sabu rumahan tersebut.</p>



<p>Koordinasi dilakukan guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan maupun lokasi produksi narkotika lainnya di Sumbar.</p>



<p>&#8220;Kami tetap berkoordinasi dengan BNN. Jangan sampai ada lagi yang mencoba membuat atau meracik narkotika di Sumatra Barat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wedy mengajak masyarakat ikut membantu aparat dalam memberantas peredaran narkotika, dengan memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan.</p>



<p>&#8220;Kalau ada informasi sekecil apa pun, segera sampaikan kepada kami. Selama masuk wilayah hukum kami, pasti akan kami tindak lanjuti,&#8221; tegasnya.<strong> (WAN)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ada-pabrik-sabu-rumahan-di-padang-ini-kata-polda-sumbar/">Ada Pabrik Sabu Rumahan di Padang, Ini Kata Polda Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250897</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/31 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-27 00:12:41 by W3 Total Cache
-->