Ditegur Satpol PP, Spanduk “Pengabdi Setan” di Padang Diturunkan

Langgam.id - Kasat Pol PP Padang, Mursalim menyebutkan wanita yang videokan aksi penertiban pedagang di Pantai Padang merupakan provokator.

Kasat Pol PP Padang, Mursalim. (Foto: Dok. Satpol PP Padang)

Langgam.id – Salah satu wahana uji nyali di Padang dapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja, karena memasang spanduk bertulis “Pengabdi Setan”. Dapat teguran itu, pemilik wahana kemudian menurunkan spanduk pada Jumat (13/1/2023).

“Iya, setelah kita komunikasikan akhirnya spanduk diturunkan oleh pemilik wahana uji nyali,” kata Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Boby Firman di situs resmi Pemko.

Sebelumnya, spanduk di Jalan Batang Arau, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat itu sempat meresahkan dan menuai kritik warga.

Salah satunya, Ketua DPC PPP Kota Padang Maidestal Hari Mahesa yang mengkiritik di akun instagram miliknya.

Kasatpol PP Kota Padang Mursalim mengatakan, begitu dapat informasi dari warga, ia menurunka tim ke lokasi.

“Atas informasi tersebut kita langsung perintahkan tim ke lokasi, pemilik wahana sangat kooperatif dengan membongkar sendiri spanduknya,” ujarnya.

Petgas Satpol PP, kata Mursalim, telah menegur langsung pemilik usaha, agar dapat menjaga ketentraman, ketertiban, dan tidak melanggar nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

“Izin yang dimiliki oleh wahana tersebut sudah lengkap. Pemilik menyampaikan permohonan maaf,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Mursalim, spanduk yang dipasang bertuliskan “Wahana Uji Nyali Rumah Hantu Padang”. Pemilik kemudian menambahkan tulisan “Pengabdi Setan” sebagai tema yang mereka ganti tiap dua pekan.

Menurutnya, pemilik wahana tersebut sudah berjanji tidak akan menggunakan lagi tema-tema yang bertentangan dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat yang akan menimbulkan kegaduhan.

“Kita mengimbau pemilik usaha yang ada di Kota Padang. Mari bersama-sama kita jaga ketertiban umum dan ketentraman di masyarakat, hindari hal-hal yang bisa menimbulkan kegaduhan,” katanya. (*/SS)

Baca Juga

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi