Diguncang Gempa, Warga Solok Panik Hingga Lari ke Luar Rumah

Lokasi gempa bumi yang terasa keras di Solok

Lokasi gempa bumi yang terasa keras di Solok. (BMKG)

Langgam.id – Gempa bumi bermagnitudo 3,7 mengguncang Kota Sawahlunto dan Kabupaten Solok sekitarnya, Kamis (5/3/2020), sekitar pukul 22.55 WIB.

Dari data Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), gempa berada di kedalaman 10 kilometer dan berada pada 12 kilometer tenggara Kota Sawahlunto.

Gempa bumi juga cukup dekat di 16 kilometer timur laut Kota Solok dan Kabupaten Solok. Namun, BMKG memastikan gempa bumi yang dirasakan warga Solok cukup keras itu, tidak berpotensi tsunami.

Menurut salah seorang warga Kabupaten Solok, Ajo Adi (31), guncangan gempa tengah malam itu, dirasakan cukup kuat. Namun durasi getaran tidak berlangsung lama.

“Memang keras (getaran), tapi sebentar saja. Saya saat itu lagi gendong anak, terus lari ke luar rumah,” kata Adi warga Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok.

Ia mengaku sekitar lima menit berada di luar rumah pascagempa. Namun, karena tidak ada lagi gempa susulan, dia pun kembali membawa dua anaknya yang masih balita ke dalam rumah.

“Saya langsung balik ke rumah. Pas gempa terjadi memang banyak warga keluar rumah,” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Gubernur Sumbar Instruksikan BPJN Perbaiki Jalan di Lokasi Kecelakaan Wagub Vasko 
Gubernur Sumbar Instruksikan BPJN Perbaiki Jalan di Lokasi Kecelakaan Wagub Vasko 
Glamping Lakeside di Alahan Panjang saat dipasang garis polisi. (Foro: Polsek Lembah Gumanti)
Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Tempuh Jalan Berlumpur 6 Jam, Melihat Pengabdian Guru di Pelosok Kabupaten Solok
Tempuh Jalan Berlumpur 6 Jam, Melihat Pengabdian Guru di Pelosok Kabupaten Solok
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Harimau Sumatra Kejutkan Warga Koto Sani Solok, Diduga Terkam Anjing dan Diusir BKSDA Sumbar Pakai Meriam Karbit
Aktivitas gempa bumi di Sumatra Barat meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG mencatat, pada periode 10-16 Oktober 2025 terdapat 57 kali
Gempa M4,7 Guncang Bonjol Pasaman