Gempa M4,7 Guncang Bonjol Pasaman

Aktivitas gempa bumi di Sumatra Barat meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG mencatat, pada periode 10-16 Oktober 2025 terdapat 57 kali

Foto: BMKG Padang Panjang.

Langgam.id – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,7 mengguncang wilayah Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Minggu (28/12/2025) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi, mengatakan gempa terjadi pada pukul 09.11.35 WIB dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 19 kilometer barat daya Bonjol, Pasaman.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 0,13 derajat Lintang Selatan dan 100,08 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer,” kata Suaidi.

Menurutnya, dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempa, peristiwa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Kajay–Talamau, salah satu struktur sesar aktif di wilayah Sumatera Barat.

BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan di sejumlah daerah. Wilayah Pasaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, dan Agam merasakan getaran pada skala III–IV MMI, di mana getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk melintas. Sementara itu, Padang Panjang dan Payakumbuh merasakan guncangan pada skala II–III MMI, ditandai dengan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,” ujar Suaidi.

BMKG juga melaporkan adanya satu kali gempa susulan (aftershock) hingga pukul 09.33 WIB, dengan magnitudo tercatat 4,7.

Suaidi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menegaskan bahwa informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi hanya dikeluarkan oleh BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Prakiraan Cuaca | cuaca limapuluh kota
Hujan Ringan hingga Lebat Masih Berpotensi Guyur Padang Malam Ini
BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat hingga Picu Banjir di Padang
BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat hingga Picu Banjir di Padang
Meskipun aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatra Barat menunjukkan penurunan, Badan Geologi tetap mempertahankan status Level III (Siaga)
Prakiraan Cuaca: Kawasan Lereng Gunung Marapi Berpotensi Hujan hingga Senin Pagi
Seabad Gempa Padang Panjang, Sekolah Pascasarjana Unand Ajak Publik Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Seabad Gempa Padang Panjang, Sekolah Pascasarjana Unand Ajak Publik Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
BMKG Resmikan HF Radar di Pariaman, Perkuat Mitigasi Bencana dan Keselamatan Masyarakat Pesisir
BMKG Resmikan HF Radar di Pariaman, Perkuat Mitigasi Bencana dan Keselamatan Masyarakat Pesisir
Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari
Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari