BPBD Agam: Korban Bencana Meninggal di Agam Sudah 130 Orang

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD

Langgam.id – Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat per tanggal 1 Desember 2025 total korban meninggal dunia di kabupaten Agam mencapai 130 orang, dengan angka korban tertinggi di Kecamatan Palembayan mencapai 106 orang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghofur mengatakan dari 130 orang korban meninggal dunia di seluruh kecamatan se-Kabupaten Agam, dengan Kecamatan Palembayan yang tertinggi.

“Tidak hanya tingginya korban meninggal dunia, dari 71 orang korban yang belum ditemukan 61 orang berasal dari Kecamatan Palembayan,” ujarnya, dilansir dari AMC, Selasa (2/12/2025).

Ditambahkan saat ini sudah lebih dari 6.300 orang korban mengungsi. (*/Yh)

Baca Juga

Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki, bersama para jemaah haji. (Dok. Kanwil Kemenhaj Sumbar)
33 Jemaah Sumbar Dibantu Uni Emirat Arab, Berkah Berangkat Haji Usai Diterpa Bencana
Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Ketika Rakit Darurat Jadi Jembatan Harapan Warga Anduriang Padang Pariaman
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
3 Rumah Tertimbun Longsor di Sungai Landie Agam
3 Rumah Tertimbun Longsor di Sungai Landie Agam