BPBD Agam: Korban Bencana Meninggal di Agam Sudah 130 Orang

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD

Langgam.id – Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat per tanggal 1 Desember 2025 total korban meninggal dunia di kabupaten Agam mencapai 130 orang, dengan angka korban tertinggi di Kecamatan Palembayan mencapai 106 orang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghofur mengatakan dari 130 orang korban meninggal dunia di seluruh kecamatan se-Kabupaten Agam, dengan Kecamatan Palembayan yang tertinggi.

“Tidak hanya tingginya korban meninggal dunia, dari 71 orang korban yang belum ditemukan 61 orang berasal dari Kecamatan Palembayan,” ujarnya, dilansir dari AMC, Selasa (2/12/2025).

Ditambahkan saat ini sudah lebih dari 6.300 orang korban mengungsi. (*/Yh)

Baca Juga

Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Diskusi publik bertajuk "Dari Hulu ke Hilir, Refleksi Kejahatan Ekologis di Sumatra Barat" di Lelucon Space Cafe, Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Bencana Ekologis Sumbar, Negara Dinilai Lalai Lindungi Lingkungan
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian