Baznas Pessel Bakal Bantu 10 Unit Rumah Tak Layak Huni di Setiap Kecamatan

Langgam.id - Baznas menargetkan akan membantu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh kecamatan di Pesisir Selatan.

Ilustrasi. [Dok. Humas Pemkab Pessel]

Langgam.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan akan membantu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh kecamatan di Pesisir Selatan. Bahkan, untuk satu kecamatan akan dibantu 10 unit rumah.

Ketua Baznas Pessel, Yose Leonardo mengatakan, untuk target yang ditetapkan, di masing-masing kecamatan akan dibantu 10 unit rumah. “Iya, target kita tiap kecamatan 10 unit RTLH,” ujar Yose dikutip dari rilis Humas Pemkab Pessel, Sabtu (27/8/2022).

Menurut Yose, keluarga penerima manfaat bantuan RTLH itu diberikan bantuan dengan total dan Rp20 juta yang akan ditransfer melalui rekening Bank Nagari.

Uang bantuan itu, tegas Yose, akan langsung masuk ke rekening penerima, tanpa melalui perantara. “Jadi, itu uangnya langsung ditransfer ke rekening Bank Nagari penerima bantuan,” ucapnya.

Dengan demikian, lanjut Yose, dana zakat yang dikumpulkan dari para muzaki dapat tersalurkan dengan amanah.

Hingga saat ini, sebut Yose, total rumah yang akan mendapatkan bantuan itu mencapai 150 unit dengan dibagi 10 unit per kecematan.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Pesisir Selatan, Data BMKG: Akibat Sesar Mentawai

“Target kita memang 150 unit untuk 15 kecamatan. Tapi, nanti akan ada satu kecamatan, misalnya bisa saja dapat kuota bantuan delapan atau sembilan unit paling banyak, karena wilayah itu kecil, dan sisanya yang satu lagi kita geser ke kecamatan lain yang lebih banyak kebutuhannya,” katanya.

Ikuti berita Kota Pariaman – berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal