Banjir Ngarai Sianok Timbulkan Sejumlah Dampak

Banjir Ngarai Sianok Timbulkan Sejumlah Dampak

Tangkapan layar video kiriman warga sekitar Ngarai Sianok

Langgam.id – Banjir kembali melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tepatnya di Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan Ampek Koto, pada Senin (3/6). Banjir yang disebabkan oleh meluapnya air Sungai Ngarai Sianok ini mengakibatkan kerusakan pada 5 unit rumah warga dan 3 warung makan yang berada di pinggir sungai.

Camat IV Koto Subchan mengatakan, banjir ini terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi di hulu sungai, sehingga menyebabkan meluapnya air sungai Ngarai Sianok.

“Banjir ini mengakibatkan 5 unit rumah warga dan 3 warung makan yang berada di pinggir sunggai rusak dan hanyut,” ujarnya.

“Saat ini, Kabupaten Agam tengah berada di posisi siaga bencana, karena belum selesai penanganan banjir bandang dan lahar dingin Gunung Marapi beberapa waktu lalu, dan sekarang pun terjadi banjir karena meluapnya air sungai Ngarai Sianok,” ujar Bupati Agam Andri Warman, dilansir dari AMC, Selasa (4/6/2024).

Kepada warga yang berada di sepanjang aliran sungai, pihaknya mengimbau untuk dapat bengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu, lebih baik kita waspada akan bencana banjir susulan,” pungkasnya. (*/Yh)

Baca Juga

Viral Kopdes di Ngarai Sianok, Ahli Geologi: Kawasan Rawan Banjir Bandang
Viral Kopdes di Ngarai Sianok, Ahli Geologi: Kawasan Rawan Banjir Bandang
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Penjelasan Dandim Agam Soal Keberadaan Koperasi Merah Putih di Sianok
Penjelasan Dandim Agam Soal Keberadaan Koperasi Merah Putih di Sianok
Banjir Rendam Belasan Rumah Warga di Pasaman 
Banjir Rendam Belasan Rumah Warga di Pasaman 
Mengapa Kemenangan Hukum Belum Tentu Menjadi Kemenangan Warga
Mengapa Kemenangan Hukum Belum Tentu Menjadi Kemenangan Warga
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur