Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak

Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak

Ilustrasi - sawah terendam banjir. (Foto: toowpdesign1/pixabay.com)

Langgam.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Selasa malam hingga Rabu (13/5/2026) dini hari picu banjir dan tanah longsor di Kecamatan Lintau Buo. 

Meski banjir dilaporkan mulai surut, luapan sungai dan saluran irigasi mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah, warung, jembatan serta lahan pertanian milik warga.

Camat Lintau Buo, Ikrar mengatakan, wilayahnya menjadi salah satu titik terdampak banjir cukup parah, terutama di dua jorong di Nagari Taluk.

“Benar bahwa semalam ada banjir yang melanda Kecamatan Lintau Buo, khususnya di dua jorong di Nagari Taluk,” ujar Ikrar dihubungi Langgam.id, Rabu (13/5/2026). 

Ia menambahkan, dampak dari terjangan banjir menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan. Selain bangunan, sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga juga kena bencana. 

“Banyak lahan pertanian milik penduduk setempat dilaporkan rusak dan tertimbun material sisa banjir,” ungkapnya.  

Ikrar juga menyebutkan adanya akses transportasi yang terganggu akibat kerusakan pada jembatan. Hingga saat ini, pihak kecamatan bersama perangkat nagari masih melakukan inventarisasi kerugian. 

Ikrar menambahkan, saat ini data dari lapangan terus dikumpulkan untuk direkapitulasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Meskipun kerugian material diperkirakan cukup besar, Ikrar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut.

“Alhamdulillah korban jiwa tidak ada. Sejak subuh tadi debit air sudah turun dan tadi siang cuaca sudah terpantau cerah,” katanya. (KSR) 

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Debit Air Sungai Kawasan Lapau Munggu Sempat Kembali Naik
Debit Air Sungai Kawasan Lapau Munggu Sempat Kembali Naik
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir bandang di Jorong III Rambah, Nagari Lansek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,
BMKG Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir dan Longsor di Sumbar