Arus Sungai Mengamuk, Jembatan di Sijunjung Dihantam Hingga Putus

Jembatan di Sijunjung Putus

Jembatan yang putus di Sijunjung. (Foto: Humas Polres Sijunjung)

Langgam.id - Sebuah jembatan di Kabupaten Sijunjung, hanyut akibat dihantam derasnya arus sungai setelah hujan menyiram kawasan tersebut. Jembatan yang terletak di Jorong Batu Manjulur Barat, Nagari Batu Manjulur, Kecamatan Kupitan itu, hanyut pada Sabtu (8/2/2020) pagi.

Humas Polres Sijunjung Iptu Nasrul Nurdin mengatakan, kejadian itu terjadi sektar pukul 06.30 WIB, Sabtu. Jembatan hanyut akibat meluapnya debit Air Sungai Batang Laweh.

"Meluapnya debit air sungai tersebut mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Nagari Batu Manjulur terputus. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses transportasi yang dekat bagi kedua Nagari," katanya.

Baca juga : Hujan Deras di Sumbar, 6 Daerah Terdampak Banjir dan Longsor

Jembatan itu merupakan akses transportasi bagi warga Nagari Batu Manjulur ke areal persawahan dan perkebunan warga. Selain jembatan, areal persawahan yang ada disepanjang sungai Batang Laweh juga terendam air.

Sementara untuk akses jalan warga sekarang masih bisa dilewati dengan menggunakan sepeda motor. Pihaknya juga sudah turun ke lapangan usai menerima laporan warga.

"Akses masih bisa dilewati dengan mengunakan sepeda motor, melalui jembatan gantung. Ini yang menjadi penghubung masyarakat," katanya.

Akibat kejadian banjir di Sijunjung ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Sedangkan angka kerugian materil masih dalam pulbaket dan kondisi cuaca saat ini dalam keadaan hujan.

"Situasi aman terkendali, Kapolsek IV nagari berseta personelnya, membantu masyarakat bersama babinsa dan wali nagari," katanya. (Rahmadi/SS)  banjir di Sijunjung

Baca Juga

BNPB menurunkan tim survei pemasangan EWS Gunung Marapi di Batang Lona pada masa transisi darurat ke pemulihan pasca banjir bandang
Bakal Pasang EWS, BNPB Turunkan Tim Survei ke Batang Lona Tanah Datar
IMBI Sumbar Bantu Korban Banjir Bandang di Tanah Datar dan Agam
IMBI Sumbar Bantu Korban Banjir Bandang di Tanah Datar dan Agam
Sebanyak tujuh ruas jalan di Sumbar terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor pada 11 Mei lalu. Tidak itu saja, terdapat 46
BPJN: 7 Ruas Jalan di Sumbar Terdampak Banjir Bandang dan Longsor, Ini Rinciannya
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Yusrizal mengatakan, bahwa bantuan yang mendesak adalah obat-obatan.
Obat-obatan Jadi Kebutuhan Mendesak di Posko Pengungsian Tanah Datar
Mahyeldi Pastikan Relokasi Korban Banjir Bandang Terlaksana Sesuai Target
Mahyeldi Pastikan Relokasi Korban Banjir Bandang Terlaksana Sesuai Target
Batuan Material Gunung Marapi di Agam Mulai Diledakkan
Batuan Material Gunung Marapi di Agam Mulai Diledakkan