Aplikasi Polisi Jam Gadang, Permudah Pelayanan Masyarakat Bukittinggi

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara. (Dok. Istimewa)

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara. (Dok. Istimewa)

Langgam.id – Polres Bukittinggi merilis aplikasi yang bernama Polisi Jam Gadang pada Selasa (24/11/2020). Aplikasi ini dapat digunakan untuk pendaftaran SIM , SKCK, surat keterangan kehilangan, pengaduan dan tombol darurat bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegaraterus mengatakan, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam hal mendapatkan pelayanan dari kepolisian khususnya pada jajaran Polres Bukittinggi.

“Kita berinovasi untuk memudahkan masyarakat yang terwujud dalam bentuk aplikasi berbasis IT yang dapat didownload seluruh masyarakat pengguna android di PlayStore,” ujar Dody, sebagaimana dikutip dari situs Polri

Ia menambahkan, nantinya aplikasi tersebut dapat digunakan masyarakat dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu dengan mengisi form pendaftaran yang ada dalam aplikasi.(*/Ela)

Baca Juga

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400/1140 /Kesra/XII-2023 tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di
Kualitas Udara Memburuk, Pemko Bukittinggi Kembali Berlakukan Sekolah Jarak Jauh 
Porprov Sumbar 2026 akan dihelat dari tanggal 2-14 Oktober 2026.
Kota Padang Pimpin Klasemen Medali Porprov XVI Sumbar 2026, Solok dan Bukittinggi Membayangi
Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
BKSDA Sumbar mendatangkan mahout dari Riau untuk mengobservasi perilaku gajah Zidan dan Lia di TMSBK Bukittinggi. (Dok. Istimewa)
BKSDA Datangkan Mahout dari Riau, Observasi Gajah Zidan dan Lia di Bukittinggi
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang