Perampok Bersenjata di Agam: Satu Pelaku Tertangkap, Tiga Buron

Polisi Identifikasi Perampok Pedagang Emas di Agam Gunakan 2 Jenis Pistol

Ilustrasi senjata api. [Foto: Pixabay]

Langgam.id- Dua pemilik toko di Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, diserang empat pria bersenjata api saat hendak menutup tempat usaha, Senin (19/10/2026) malam. Pelaku menembak kaki korban dan berusaha merampas uang Rp90 juta. 

Kasatreskrim Polresta Bukittinggi, AKP Wiko Satria Afdal, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Empat pria tersebut datang menggunakan satu sepeda motor dan satu mobil.

“Para pelaku datang menggunakan dua kendaraan, yakni satu sepeda motor dan satu mobil. Satu orang menggunakan sepeda motor, sedangkan tiga lainnya menggunakan mobil,” kata Wiko, Selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan, penyerangan terjadi ketika korban hendak menutup toko. Para pelaku kemudian mengancam korban menggunakan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah kaki korban.

“Pelaku langsung mengancam korban dan menembakkan senjata api ke arah kaki korban. Korban berupaya melawan dan menyelamatkan diri dari serangan tersebut,” ujarnya.

Dalam kejadian itu, korban mengalami luka tembak pada kaki dan luka di beberapa bagian tubuh lainnya. Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, tetapi kondisinya mulai membaik dan sudah dapat berinteraksi.

Meski diserang, uang tunai senilai Rp90 juta yang dibawa korban berhasil diamankan oleh korban. Para pelaku gagal membawa uang tersebut.

“Kami mengungkap percobaan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api yang terjadi di Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Kasus tersebut kini ditangani sesuai prosedur hukum,” katanya.

Polisi telah menangkap satu orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Sementara itu, tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

“Kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan tiga orang lainnya yang diduga terlibat dalam kasus ini,” ujarnya.

Polisi mendalami rekaman kamera pengawas yang merekam kejadian tersebut. Video penyerangan itu sebelumnya viral di media sosial setempat.

Wiko mengimbau pemilik toko dan pelaku usaha meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menutup tempat usaha pada malam hari dan ketika membawa uang tunai dalam jumlah besar.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pemilik toko dan pelaku usaha, agar selalu waspada serta memperhatikan keamanan lingkungan. Jangan lengah ketika beraktivitas, terutama saat membawa atau menyimpan uang tunai dalam jumlah besar,” tuturnya. (fx)

Baca Juga

Longsor di Agam, Jalan Padang Koto Gadang–Matur Sudah Bisa Dilalui
Longsor di Agam, Jalan Padang Koto Gadang–Matur Sudah Bisa Dilalui
Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Brand Fashion Lamarema di Bandung. (Dok. Istimewa)
Perempuan Asal Agam Bangun Brand Fashion Lamarema di Bandung, Makin Dikenal Lewat Gamis Elegan