Antisipasi Kenaikan Harga Pangan, Pemko Padang Panjang Tambah 3 Outlet Operasi Pasar

Pemko Padang Panjang menambah tiga outlet operasi pasar guna mengantisipasi kenaikan harga komoditas pangan. Tiga outlet baru pasar murah

Salah satu outlet operasi pasar yang dibuka oleh Pemko Padang Panjang. [foto: Pemko Padang Panjang]

Langgam.id – Pemko Padang Panjang menambah tiga outlet operasi pasar guna mengantisipasi kenaikan harga komoditas pangan. Tiga outlet baru pasar murah itu berada di di Kantor Dinas Pangan dan Pertanian, Kantor Camat Padang Panjang Timur dan Padang Panjang Barat.

Sebelumnya, operasi pasar ini sudah ada di Pasar Pusat setiap Jumat dan di Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bekerja sama dengan Bulog dan Koperasi Serambi Mekkah.

“Komoditas yang dapat dibeli dengan harga murah di lokasi-lokasi itu di antaranya, beras premium, beras SPHP, telur dan minyak goreng,” ujar Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam, Putra Dewangga.

Harga Komoditas Pangan

Sementara itu, terkait harga cabai merah yang setiap minggunya naik, minggu ini kembali naik Rp7.000 menjadi Rp76.375/kg dari Rp69.375/kg.

Hal ini, kata Putra, dikarenakan pasokan cabai merah yang menurun akibat hasil panen yang berkurang akibat dampak El Nino.

“Untuk antisipasi ini, kami mengimbau masyarakat untuk mencari barang substitusi cabai merah. Seperti mengonsumsi cabai hijau, bon cabai, dan sebagainya,” bebernya dikutip dari laman Facebook Kominfo Padang Panjang, Sabtu (18/11/2023).

Ia mengatakan, bahwa Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mempertimbangkan kerja sama dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Sumbar untuk lakukan operasi pasar cabai merah.

“Jika (kenaikan) ini terjadi dalam jangka panjang, tim akan merancang Gerakan Tanam Cabai di pekarangan dan di KWT-KWT yang aktif. Dengan memperhitungkan masa tanam agar produksi cabai di Kota Padang Panjang dapat berkesinambungan,” tuturnya.

Terkait fluktuasi harga, kata Putra, pada minggu ketiga November ini harga-harga 51 komoditi relatif stabil. Fluktuasi terjadi pada 17 komoditi, 10 di antaranya naik dan tujuh mengalami penurunan harga.

Komoditas yang alami kenaikan harga, yaitu gula pasir naik Rp1.000 dari Rp17.000 menjadi Rp18.000/kg. Daging ayam broiler naik Rp125 dari Rp24.375 menjadi Rp24.500/kg. Bawang merah naik Rp125 dari Rp30.875 menjadi Rp31 ribu/kg.

Kacang kedele naik Rp250 dari Rp13.250 menjadi Rp13.500/kg. Terong naik Rp2.000 dari Rp8.000 menjadi Rp10.000/kg. Buncis naik Rp2.000 dari Rp16.000 menjadi Rp18.000/kg.

Cabai hijau naik Rp2.750 dari Rp44.500 menjadi Rp47.250/kg. Cabai rawit naik Rp625 dari Rp69.375 menjadi Rp70.000/kg. Sawi bola naik Rp1.000 dari Rp6.000 menjadi Rp7.000/kg.

“Untuk komoditi yang alami penurunan harga di antaranya beras kualitas I dari Rp17.125 menjadi Rp17.000/kg. Beras kualitas II dari Rp16.188 menjadi Rp16.000/kg. Beras kualitas III dari Rp15.375 menjadi Rp15 ribu/kg,” sebut Putra.

Selain itu, telur itik turun dari Rp33.000 menjadi Rp32.100/kg. Bawang putih dari Rp34.125 menjadi Rp33.625/kg. Ikan asin teri dari Rp88.750 menjadi Rp87.500/kg. Seledri dari Rp18.000 menjadi Rp15.000/kg,” ujarnya. (*/yki)

Baca Juga

Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
87 Lansia di Padang Panjang Diwisuda, Sehat dan Produktif di Usia Tua
87 Lansia di Padang Panjang Diwisuda, Sehat dan Produktif di Usia Tua
Pemko Padang Panjang Terima Hibah Armada Damkar dari Pemprov DKI
Pemko Padang Panjang Terima Hibah Armada Damkar dari Pemprov DKI
APBD Padang Panjang 2026, Belanja Dipatok Rp514 Miliar
APBD Padang Panjang 2026, Belanja Dipatok Rp514 Miliar
Dikeluhkan Warga, Pemko Padang Panjang Tangani TPAS Sungai Andok
Dikeluhkan Warga, Pemko Padang Panjang Tangani TPAS Sungai Andok
Transisi Pemulihan Pascabencana, Pemko Padang Panjang Ikuti Rakor Evaluasi Tingkat Provinsi
Transisi Pemulihan Pascabencana, Pemko Padang Panjang Ikuti Rakor Evaluasi Tingkat Provinsi