Antisipasi Corona, RSUP M Djamil Padang Sediakan 1.000 Baju Hazmat dan Masker N95

Direktur Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang, Yusirwan mencek Virus Corona di RSUP Padang

Direktur Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang, Yusirwan. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang mengklaim telah menyiapkan 1.000 unit Baju Hazmat yang diperuntukkan bagi tim medis dalam penanganan kasus Virus Corona. Lalu, juga disediakan ruangan khusus untuk isolasi bagi setiap pasien yang terjangkit.

Direktur Utama (Dirut) RSUP M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf menyebutkan, M Djamil Padang juga menyediakan Masker N95, itu dipersiapkan apabila adanya pasien yang terjangkit Virus Corona.

“Kita tersedia (semuanya-red). Cuma, ada pertanyaan, cukup tidak pak? Ini yang tidak bisa saya jawab. Kenapa? Karena jumlah kasus ini kita tidak tahu, belum ada perkiraan,” ujar Yusirwan kepada Langgam.id, Rabu (11/3/2020).

Menurutnya, semua alat dalam penanganan kasus corona sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Pemakaian alat juga tidak bisa digunakan secara berulang.

Baca Juga: Antisipasi Corona, Suhu Tubuh Pengunjung RSUP M Djamil Bakal Diperiksa

“Kalau ada terjangkit (corona), ada standar berapa kali ganti, tidak boleh sekali pakai, harus dibuang setelah dipakai. Nah, berapa kebutuhannya belum bisa diprediksi, berapa pasien yang akan datang. Jadi kita ada persediaan awal,” ungkapnya.

Kita sudah sediakan 1.000 baju Hazmat dan Masker N95 untuk antisipasi Virus Corona – Direktur RSUP M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf

Ia memastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan apabila kebutuhan alat itu tidak memadai. Begitupun untuk ruangan isolasi apabila tidak cukup, akan diperluas dengan mengunakan bangunan lain.

Baca Juga: 8 Hari Diisolasi, Pasien RSUP M Djamil Padang Negatif Corona

Hingga saat ini, katanya, RSUP M Djamil Padang telah menyiapkan empat ruangan khusus isolasi. Apabila kondisi darurat, ruang isolasi bisa ditambah hingga 10 ruang dengan memanfaatkan Bangsal Paru.

“Mudah-mudahan provinsi kita tidak ada yang terjangkit corona. Corona ini sakit flu, kumannya baru jadi gejalanya lebih berat. Yang dihantam daya tubuh sendiri. Pola makan kita harus teratur, dan banyak makan buah,” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

RSUP M Djamil Ungkap Kondisi Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ayah Tiri di Solok
RSUP M Djamil Ungkap Kondisi Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ayah Tiri di Solok
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Sudah 2 Minggu, Audit Internal RSUP M Djamil Padang Soal Kematian Bayi Alceo Belum Ada Hasil 
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Padang Bantah Palsukan Surat Kematian Bayi Alceo, Akui Kesalahan Administrasi
Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Langgam.id - Dua pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) masih dirawat di RSUP M Djamil Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan