Aksi Kucing-kucingan Tambang Emas Ilegal di Sijunjung, ESDM: Sudah Ditindak, Muncul Lagi

Aksi Kucing-kucingan Tambang Emas Ilegal di Sijunjung, ESDM: Sudah Ditindak, Muncul Lagi

Foto: kiriman Tommy Walhi Sumbar

Langgam.id – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, mengaku telah menindak puluhan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sijunjung.

Hal itu diungkapnya ketika Langgam.id mengkonfirmasi terkait video diduga aktivitas tambang emas di tepian sungai daerah tersebut.

“Di kawasan itu, tepatnya di Silokek, Batang Kuantan, selama ini memang kami temukan aktivitas PETI,” ujar Helmi, Kamis (14/5/2026).

Helmi menjelaskan bahwa sebelum video tersebut viral, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung di lapangan.

Dari hasil tinjauan tersebut, ditemukan puluhan rakit yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk melakukan penambangan emas tepat di atas permukaan sungai.

Namun setelah ditindak, para pelaku kerap melakukan aksi “kucing-kucingan” dan kembali beroperasi secara sembunyi-sembunyi setelah petugas meninggalkan lokasi.

“Dari hasil peninjauan kami sebelumnya, ada puluhan rakit yang dibuat mengapung di permukaan sungai. Pihak kami sudah melakukan penindakan, namun aktivitas tersebut kembali muncul,” ungkapnya.

Sebelumnya sebuah unggahan video yang memperlihatkan aktivitas pertambangan emas di tepian sungai di wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, mendadak viral di media sosial Instagram.

Video berdurasi 17 detik yang diunggah oleh akun topik.sumbar24jam dibagikan pada Rabu (13/5/2026), memperlihatkan kondisi lokasi tambang pasca-bencana banjir akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Dalam rekaman tersebut, terlihat aktivitas penambangan sedang terhenti total. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya debit air sungai yang cukup signifikan.

Arus sungai terpantau sangat kencang dengan kondisi air yang keruh pekat. Selain itu, area pengerukan emas tampak mulai tergenang air dan dipenuhi oleh material lumpur berwarna kuning.

Di lokasi tersebut, terlihat satu unit alat berat berupa mesin pengerukan yang terparkir dalam kondisi tidak beroperasi.

Tak jauh dari alat berat, nampak pula sebuah bescamp atau tenda peristirahatan pekerja yang hanya beratapkan terpal berwarna biru.

Berdasarkan informasi yang beredar bersama video tersebut, kegiatan ini diduga kuat merupakan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). (HER)

Baca Juga

Polda sumbar, anggota brimob
Polisi Ringkus 2 Penadah Emas dari Tambang Ilegal di Kota Solok
Polisi Dalami Dugaan Cukong Tambang Ilegal Solok Selatan, Gali Keterangan 2 Operator Alat Berat
Polisi Dalami Dugaan Cukong Tambang Ilegal Solok Selatan, Gali Keterangan 2 Operator Alat Berat
Kronologi 2 Operator Ekskavator Digerebek Polisi di Tambang Emas Ilegal Solok Selatan
Kronologi 2 Operator Ekskavator Digerebek Polisi di Tambang Emas Ilegal Solok Selatan
Viral Tambang Ilegal Pakai Ekskavator di Pasaman Barat, Ini Kata ESDM Sumbar 
Viral Tambang Ilegal Pakai Ekskavator di Pasaman Barat, Ini Kata ESDM Sumbar 
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Walhi Beri Rapor Merah Kejati Sumbar, Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kejahatan Lingkungan
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Sungai Kampar Tercemar Diduga Akibat Tambang Emas Ilegal di Hulu Sumbar