Aksi Debt Collector di Padang: Rampas Mobil dan Lukai Korban

penganiayaan padang

Ilustrasi kekerasan. [pixayabay.com]

Langgam.id – Enam orang yang diduga sebagai debt collector beraksi di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (18/8/2021). Mereka mencoba mengambil paksa mobil yang dikendarai oleh Afrison.

Pria 46 tahun ini pun akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Padang Utara. Laporan itu terkait dugaan penganiayaan, sebab korban mengalami luka.

Menurut Afrison, kejadian berawal saat itu mobil yang dikendarainya diberhentikan oleh enam orang tidak dikenal. Kemudian, kata dia, enam orang itu mengajaknya ke dealer kendaraan tempat membeli mobil yakni di Kota Bukittinggi. Pada saat itu, telah dijelaskan bahwa tidak ada urusan mobilnya dengan pihak dealer.

“Saya juga juga telah bertemu dengan pihak leasing,” kata Afrison diwawancarai wartawan, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Polisi Amankan Pengedar Uang Palsu di Padang, Pelaku Ternyata Gangguan Jiwa

Perdebatan pun terjadi dan ketika itu empat dari enam orang pelaku berusaha mengambil mobil. Akibat ketegangan itu, Afrison mengaku tangannya langsung luka.

“Saat bersitegang itulah tangan saya luka dan merasa sakit,” jelasnya.

Afrison mengungkapkan, melihat tangannya terluka, semua pria yang mengaku debt collector tersebut kemudian mundur dan pergi.

Atas kejadian tersebut, Afrison melaporkan ke Mapolsek Padang Utara dengan Tanda Bukti LaporLapor nomor : LP/B/42/VIII/SPKT/Polsek Padang Utara/Polresta Padang/Polda Sumbar tanggal 18 Agustus 2021.

Kanit Reskrim Polsek Padang Utara, Ipda Hendrizal membenarkan laporan tersebut. “Benar, laporan itu sudah diterima oleh pihak SPKT Polsek Padang Utara,” singkatnya.

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah