Akses Jalan Padang-Bukittinggi Dibuka 24 Jam, HKI Targetkan Penanganan Lembah Anai Tuntas Bulan Depan

Langgam.id – Akses jalan nasional yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai kini telah dibuka penuh selama 24 jam untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Seiring normalnya arus lalu lintas di jalur strategis tersebut, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menargetkan seluruh pekerjaan penanganan pascabencana di kawasan Lembah Anai rampung pada Juli 2026 atau sampai akhir bulan depan.

Hingga akhir Mei 2026, progres penanganan yang dilakukan HKI telah mencapai 73 persen. Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, mulai dari pengalihan aliran air, normalisasi sungai, proteksi badan jalan, pekerjaan borepile pada titik terdampak, penimbunan badan jalan, perkuatan lereng, pembangunan saluran, hingga proteksi fondasi Jembatan Margayasa.

Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, mengatakan pembukaan akses selama 24 jam menjadi langkah penting dalam memulihkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di Sumatera Barat.

“Dengan tersambungnya kembali akses Lembah Anai secara penuh, mobilitas masyarakat di Sumatera Barat dapat berjalan lebih lancar. Ruas ini memiliki peran penting sebagai jalur penghubung strategis, sehingga HKI berkomitmen menyelesaikan penanganan ini pada Juli 2026 agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” kata Resnu dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (23/6/2026).

Menurut dia, saat ini HKI masih melanjutkan pekerjaan pada sekitar 20 titik penanganan. Fokus pekerjaan meliputi penyelesaian struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, pembangunan saluran drainase, pekerjaan pengaman jalan, serta pelapisan aspal hotmix.

Resnu menegaskan percepatan penyelesaian proyek tetap dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas pekerjaan.

“HKI terus berupaya mempercepat penyelesaian penanganan Lembah Anai dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Pembukaan akses penuh di kawasan Lembah Anai juga mendorong peningkatan volume kendaraan yang melintas, terutama saat periode libur panjang. Jalur Padang-Bukittinggi selama ini menjadi salah satu urat nadi transportasi di Sumatera Barat yang menghubungkan pusat pemerintahan, kawasan ekonomi, dan destinasi wisata utama.

Dengan kembali berfungsinya jalur tersebut secara normal, arus distribusi barang dan jasa diharapkan semakin lancar. Selain itu, sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada konektivitas antardaerah juga diperkirakan akan kembali bergeliat.

HKI menargetkan seluruh pekerjaan penanganan di kawasan Lembah Anai selesai pada Juli 2026 sehingga kondisi jalan dan infrastruktur pendukung dapat beroperasi secara optimal dan aman bagi pengguna jalan. (HER)

Baca Juga

Bangunan hotel dan rest area milik PT Hidayah Syariah Hotel (HSH) di kawasan Lembah Anai. (Dok. Istimewa)
Sengketa Bangunan PT HSH di Lembah Anai Berlanjut, Pemprov Sumbar Resmi Ajukan Kasasi
Ketua Forum DAS Sumbar: Secara Historis Lembah Anai Berulang Kali Dilanda Banjir
Ketua Forum DAS Sumbar: Secara Historis Lembah Anai Berulang Kali Dilanda Banjir
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Walhi Sumbar Tegaskan Putusan PTTUN Medan Tak Otomatis Legalkan Hotel di Lembah Anai
Kerangka hotel milik PT HSH di sempadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. dok
Pengamat Lingkungan Ingatkan Risiko Bangunan Komersil di Lembah Anai, Ancaman Banjir dan Longsor!
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Fakta-Fakta Sengketa PT HSH dan Pemprov Sumbar di Lembah Anai
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Sengketa Bangunan Lembah Anai, Pemprov Singgung Aturan Soal Sempadan Sungai