Mahasiswa Sumbar Demo Lagi Tolak Omnibus Law, dari Padang hingga Payakumbuh

Mahasiswa Sumbar Demo Lagi Tolak Omnibus Law, dari Padang hingga Payakumbuh

Mahasiswa di Pasaman Barat demo tolak Omnibus Law. (Ian/langgam.id)

Langgam.id – Aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta kerja hari ini kembali digelar mahasiswa di Sumatra Barat. Mereka unjuk rasa di depan kantor DPRD daerah masing-masing.

Di Kota Padang, demo hari ini dilakukan sejumlah organisasi kemahasiswaan di depan Gedung DPRD Sumbar. Aksi hari ini digelar oleh kelompok Cipayung di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Mereka sudah mulai berkumpul sejak pukul 12.30 WIB. Mereka datang membawa bendera dan spanduk bernada protes kepada DPR RI yang mengesahkan UU Cipta Kerja. Tak hanya mahasiswa, sekelompok pelajar juga tampak berkumpul di sekitar lokasi demo.

Demo juga dilakukan mahasiswa di Pasaman Barat. Mereka mulai bergerak menuju Gedung DPRD Pasaman Barat sekitar pukul 13.00 WIB. Sejumlah spanduk sindirian untuk DPR juga mereka pamerkan dalam aksi tersebut.

“Cukup mantanku yang kejam, DPR jangan,” demikian salah satu tulisan di spanduk yang mereka bawa.

Mahasiswa dan pelajar tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi yang kebetulan harus pulang kampung karena pandemi. Beberapa pelajar juga ikut menuliskan kekecewaan mereka dan meminta UU Cipta Kerja dibatalkan karena merugikan buruh dan juga merugikan masyarakat.

“Orang tua kami terancam kalau seperti ini, kami tolak Omnibus Law,” ujar salah seorang pelajar yang ikut dalam aksi itu.

Mahasiswa di Payakumbuh dan Limapuluh Kota juga tak mau ketinggalan. Mereka turun ke jalan dan melakukan long march menuju kantor DPRD Limapuluh Kota.

Sehari sebelumnya, ribuan mahasiswa juga telah melakukan aksi serupa di Padang. Demo yang dilakukan di depan gedung DPRD Sumbar pada Rabu (7/20/2020) itu sempat diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi saat Ketua DPRD Sumbar, Supardi datang menemui mahasiswa. Tak lama berselang aksi lempar botol ke arah gedung DPRD pun terjadi. (Amalia/Yesi/Ian/ABW)

Baca Juga

Kantor Kejati Sumbar. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Kejati Sumbar Ungkap Sudah Lapor Polisi soal Demo Mahasiswa Berujung Perusakan Pagar
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Dijemput Kejaksaan di Rumah usai Demo, Kini Tak Bisa Dihubungi
Aksi demo mahasiswa di Kejari Padang, Jumat (10/7/2026). (Dok. Langgam.id/ Fajar)
Demo Mahasiswa di Kejari Padang Desak Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Reformasi Kejaksaan!
Mahasiswa Demo di Kejari Padang: Tuntut Transparansi Kasus, Bawa Spanduk Tidak Ada yang Kebal Hukum
Mahasiswa Demo di Kejari Padang: Tuntut Transparansi Kasus, Bawa Spanduk Tidak Ada yang Kebal Hukum
Mahasiswa Ngotot Ingin Bertemu Mahyeldi-Vasko Saat Demo, Pemprov Bilang Sedang di Luar Kota
Mahasiswa Ngotot Ingin Bertemu Mahyeldi-Vasko Saat Demo, Pemprov Bilang Sedang di Luar Kota
7 Tuntutan Mahasiswa Demo di Gubernur Sumbar, Singgung Renovasi Rumah Dinas Pejabat
7 Tuntutan Mahasiswa Demo di Gubernur Sumbar, Singgung Renovasi Rumah Dinas Pejabat