Malala Tour Indonesia Gelar Webinar Green Tourism

Pendiri Malala Tour Indonesia (MTI) Mulyandri Ramadhan.B. (Foto: Dok.Pribadi)

Pendiri Malala Tour Indonesia (MTI) Mulyandri Ramadhan.B. (Foto: Dok.Pribadi)

Langgam.id – Malala Tour Indonesia (MTI) merupakan salah satu tour operator atau penyedia produk jasa paket wisata bagi turis lokal dan internasional yang ada di Sumatra Barat (Sumbar).

Tour operator yang didirikan Mulyandri Ramadhan.B tahun 2011 ini menawarkan beragam aktivitas dan pengalaman langsung bersama masyarakat di sejumlah tempat ikonik maupun tersembunyi yang ada di Indonesia. Paketnya tersedia bagi turis dalam grup kecil (maksimum terdiri 16-20 orang).

Menurut Mulyandri, paket-paket wisata yang ditawarkan MTI fokus pada hal-hal unik yang terdapat dalam kebudayaan dan alam. Hal yang membedakan MTI dari tour operator lainnya adalah konsistensi penyedia paket wisata ini dalam melaksanakan prinsip eco-tourism atau green tourism.

“Prinsip ini menjadikan kegiatan pariwisata tetap sebagai sesuatu yang menyenangkan dan berkesan, namun tidak merusak tatanan budaya masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2020).

Melihat masih banyaknya hal yang belum diberdayakan secara maksimal maupun adanya peluang yang belum tergarap di bidang pariwisata, khususnya pangsa pasar turis dari negara Arab dan Timur Tengah serta negara Islam lainnya, Malala Tour Indonesia berinisiatif menggelar event Webinar “Green Tourism” untuk menciptakan peluang kerja dan usaha bagi arabic speaker (penutur bahasa Arab).

Webinar itu akan berlangsung selama 4 kali dengan tanggal yang berbeda di bulan Oktober 2020. Narasumbernya adalah praktisi di bidang pariwisata yang telah banyak berkiprah di bidangnya masing-masing.

Di antaranya Ridwan Tulus, tour designer serta founder Sumatera and Beyond serta Green Tourism Institute, Mulyandri Ramadhan.B, tour designer yang juga pendiri dari Malala Tour Indonesia dan berperan sebagai Sekjen Green Tourism Institute. Serta Mona Yolanda yang sebelumnya banyak berperan dalam dunia community development.

“Tiga narasumber akan menyampaikan materi yang berhubungan dengan pengenalan bidang usaha dan pekerjaan pariwisata serta peluang kerjasama usaha komunitas,” katanya.

Webinar itu terbuka untuk kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa dan alumni perguruan tinggi yang memiliki kemampuan bahasa Arab atau fasih berbahasa Arab, serta bagi masyarakat umum yang tertarik untuk mengembangkan dan bekerja di bidang pariwisata.

Peserta dapat mendaftarkan diri di https://bit.ly/3bvA89N, kemudian membayar insert atau investasi sebesar Rp. 50.000,- (harga promosi/ early bird) sejak tanggal 7 s/d 15 September 2020 dan Rp. 75.000,- apabila pendaftaran dilakukan mulai tanggal 16 September – 6 Oktober 2020. Pembayaran insert/ invetasi dilakukan melalui Rekening Bank Mandiri a/n Jawaldi: 111-00-1575329-2.

Selain materi dari narasumber, para peserta juga akan diberikan e-materi, sertifikat dan sejumlah doorprize. Keterangan lebih lanjut untuk event ini bisa menghubungi staf Malala Tour Indonesia Jawaldi di kontak 081363420893 dan Ade Faulina 081365393387. (*/rilis)

 

 

Baca Juga

Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
Posko Kesehatan Polda Sumbar, Korban Banjir Padang Keluhkan Gangguan Kesehatan
Posko Kesehatan Polda Sumbar, Korban Banjir Padang Keluhkan Gangguan Kesehatan
Guru dan Siswa SMPN 41 Padang Berjibaku Bersihkan Lumpur Sisa Banjir, Minta Pemko Sediakan Eskavator
Guru dan Siswa SMPN 41 Padang Berjibaku Bersihkan Lumpur Sisa Banjir, Minta Pemko Sediakan Eskavator