Reklame Trotoar di Kota Padang Siap-siap Disita Satpol PP

Reklame Trotoar

Sejumlah praja wanita Satpol PP Padang menertibkan reklame trotoar (Foto: Humas Satpol PP Padang)

Langgam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang bakal mengambil tindakan tegas menyita papan reklame yang diletakkan di trotoar.

Sebab para pedagang tidak mengindahkan teguran yang dilayangkan petugas kepada pedagang yang kerap menjadikan trotoar sebagai tempat berjualan atau meletakkan papan reklamenya.

“Petugas kita sudah berulang kali menegur mereka agar tidak meletakkan dagangan maupun papan iklannya di trotoar. Tapi masih saja tidak diindahkan,” kata Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi, Senin (31/8).

Menyikapi itu, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan menyita barang-barang tersebut.“Tindakan persuasif sudah kita lakukan. Tapi tetap saja tidak diindahkan. Maka perlu upaya tegas. Bahkan akan kita tipiringkan,” ucapnya, sebagaimana dicuplik dari Info Publik Kota Padang.

Dia berharap, masyarakat, terutama pedagang tidak lagi menjadikan trotoar sebagai tempat berjualan. Trotoar dibangun bagus dan lebar agar pejalan kaki bisa merasa nyaman berjalan di atasnya.

Bukan malah sebaliknya, menjadikannya sebagai tempat berjualan.“Mari bersama-sama kita jadikan kota ini sebagai kota yang tertib, rapi, bersih dan indah,” pungkas Alfiadi. (Osh)

Baca Juga

Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir