Covid-19 Melonjak, Polisi Bukittinggi Semprotkan Disinfektan Berskala Besar

Polres Bukittinggi

Polres Bukittinggi semprotkan disinfektan. (Foto: dok. Polres Bukittinggi)

Langgam.id – Polres Bukittinggi melakukan penyemprotan disinfektan berskala besar menyusul melonjaknya kasus covid-19 di kota tersebut. Polisi juga meminta warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Penyemprotan disinfektan bersakal besar itu dilakukan pada Sabtu (15/8/2020). Polres Bukittinggi menyusuri jalanan kota dan melakukan penyemprotan menggunakan 1 unit mobil Armoured Water Canon (AWC) Satbrimob Polda Sumbar.

“Kami mohon kerjasama seluruh pihak dan warga agar mematuhi setiap intruksi atau himbauan yang telah dilakukan personil Polres Bukittinggi di lapangan. Hindari kerumunan, jaga pola hidup sehat, selalu mencuci tangan, dan gunakan masker,” kata Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso.

Baca juga: Covid-19 di Bukittinggi Melonjak, Wako: Protokol Kesehatan Warga Longgar

Sebelumnya, kasus covid-19 di Bukittinggi melonjak tajam dalam tiga hari terakhir. Setelah dua bulan bebas dari covid-19, kini ditemukan belasan kasus baru di Bukittinggi.

Pemko Bukittinggi awalnya juga telah merencanakan memulai pembelajaran tatap muka di sekolah pada 18 Agustus nanti. Rencana itu akhirnya dibatalkan lantaran lonjakan kasus baru.

Berdasarkan data per 15 Agustus 2020, terjadi penambahan 3 kasus di Bukittinggi, sehingga total kasus di wilayah itu menjadi 33 kasus. Dari jumlah itu, 17 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal. (*/ABW).

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak