Langgam.id – Memasuki hari ketiga pascabanjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), petugas gabungan mulai membersihkan alur sungai dari material yang terbawa arus.
Pantauan Langgam.id pada Kamis (24/9/2026), proses pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI, Polri, relawan, pemadam kebakaran, dan masyarakat.
Material yang dibersihkan terdiri dari lumpur, batu, kayu, serta berbagai material lain yang menumpuk setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut.
Selain pembersihan di kawasan terdampak, petugas juga mulai menormalisasi alur sungai yang menjadi jalur aliran banjir bandang. Satu unit alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk mempercepat proses tersebut.
Ekskavator digunakan untuk mengangkat material yang menumpuk di sejumlah titik alur sungai. Langkah ini dilakukan agar jalur aliran air kembali terbuka dan dapat mengalir dengan lebih normal.
Relawan di lokasi Ridwan mengatakan, pembersihan dilakukan untuk mengembalikan kondisi alur sungai setelah dipenuhi material akibat banjir bandang.
“Untuk hari ini memang alur sungai kembali dibersihkan sebagaimana semestinya, agar aliran air kembali normal,” kata Ridwan.
Menurutnya, pembersihan alur sungai merupakan bagian dari penanganan pascabencana yang masih dilakukan petugas bersama masyarakat di kawasan terdampak.
Hingga Kamis (24/9/2026), aktivitas pembersihan masih berlangsung di sejumlah titik Arosuka. Petugas gabungan dan masyarakat terus menyingkirkan material yang terbawa arus sekaligus membuka kembali jalur aliran sungai. (WAN)






