Langgam.id- Suasana belajar mengajar kembali berlangsung di sejumlah sekolah di Kota Padang pada Senin (14/9/2026), setelah siswa menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari akibat kondisi udara memburuk.
Seperti pantauan Langgam.id di SDN 03 Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, siswa kembali memenuhi lingkungan sekolah sejak pagi.
Hiruk-pikuk siswa dan suara guru mengajar kembali terdengar, di ruang-ruang kelas setelah tiga hari aktivitas belajar dilakukan dari rumah.
Siswa tampak mengenakan masker, terutama ketika berada di luar ruang kelas. Sementara di dalam kelas, guru kembali memberikan materi pembelajaran kepada siswa secara langsung.
SD 03 Alai Kecamatan Padang Utara itu memliki 733 siswa, yang terdiri dari 382 siswa laki laki, sedang perempuqn 351 siswa.
Wakil Kesiswaan SDN 03 Alai, Zaki Fikri, mengatakan sekitar 90 persen siswa di sana datang ke sekolah, setelah tiga hari menerapkan pembalajaran jarak jauh dari rumah.
“Alhamdulillah, sekitar 90 persen anak kita hadir. Ada satu dua orang yang izin karena sakit, ada yang mengalami gangguan pernapasan atau demam,” ujarnya.
Zaki mengatakan siswa yang hadir tetap mengikuti pembelajaran dengan menerapkan sejumlah langkah untuk mengurangi paparan kualitas udara yang buruk.
“Siswa diwajibkan menggunakan masker, terutama ketika berada di luar ruang kelas,” katanya.
Kemudian ia mengatakan sekolah meniadakan kegiatan yang dilakukan di luar ruangan, termasuk upacara dan olahraga hingga kegiatan ekstrakulikuler.
“Kegiatan untuk sementara ini seperti Pramuka, silat, dan tahfiz kita tiadakan,” katanya.
Sebelumnya, siswa di Kota Padang menjalani PJJ selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (9-11/9/2026).
Kebijakan tersebut diterapkan setelah kualitas udara Kota Padang sempat masuk kategori berbahaya.
Mulai Senin (14/9/2026), pembelajaran kembali dilaksanakan secara luring dengan sejumlah ketentuan.
Murid yang sakit atau mengalami gejala ISPA diperkenankan tidak masuk sekolah sesuai kondisi kesehatannya. (HER)





