Langgam.id- Longsor di tebing di kawasan tambang emas aliran Sungai Kuantan, Silokek, Kabupaten Sijunjung menyebabkan empat orang penjaga ponton mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Sijunjung AKP Irwan Doni mengatakan, ada empat orang korban mengalami luka ringan.
“Empat orang ini penjaga ponton, mengalami luka-luka ringan dan sudah dibawa ke Puskesmas terdekat,” kata Irwan kepada Langgam.id.
Kata Irwan, longsor terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Material dari tebing kawasan tambang kemudian longsor ke arah aliran sungai.
“Keempat korban penjaga ponton, tidak sedang lakukan aktivitas tambang ,” ujarnya.
Selain menyebabkan empat pekerja terluka, longsor juga menimbun 12 ponton yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas.
Irwan menambahkan, polisi telah memberikan imbauan agar aktivitas pertambangan tidak dilakukan di kawasan tersebut. Namun, aktivitas penambangan masih ditemukan hingga terjadinya longsor.
“Kami sebelumnya sudah mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas tambang di kawasan tersebut,” ujarnya.

![Ilustrasi korban meninggal dunia. [foto: Ridho]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/01/meninggal-dunia.jpg?resize=200%2C150&ssl=1)




