Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar

Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.

Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.

LANGGAM.ID– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan 750 hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Sumatra Barat.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan pascabencana untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi warga terdampak,” ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan pemutakhiran data dan usulan pemerintah daerah, rencana pembangunan huntara mencakup enam kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, dan Kabupaten Agam yang akan direalisasikan secara bertahap sesuai kesiapan lahan dan kelengkapan administrasi.

Suharyanto mengatakan, BNPB terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat kelengkapan administrasi dan kesiapan teknis di masing-masing wilayah.

BNPB sambung Suharyanto akan melanjutkan koordinasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah guna memastikan pembangunan huntara dilaksanakan sesuai ketentuan dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.

Selain huntara, pemerintah berencana menyalurkan  dana tunggu hunian (DTH) bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, dengan total penyaluran dana Rp 29,27 miliar. Hitungannya, per setiap kepala keluarga (KK) akan mendapatkan dana sebesar Rp 600.000 per bulan untuk jangka waktu tiga bulan.

Penyaluran bantuan tersebut diberikan lantaran sebanyak 16.264 KK di 41 kabupaten/kota terdampak banjir memilih skema DTH dibandingkan menempati huntara.

“Pemerintah daerah terus mendata nantinya akan ada penerima tahap kedua yang kita kompilasi lagi, sehingga kita tidak menunggu semuanya terdata dulu, yang sudah terdata kita salurkan. Mungkin demikian update dari kami,” katanya. (fx)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Kualitas Udara Memburuk, Kota Padang Kembali Terapkan PJJ
Banjir Berulang di Padang, BNPB Kaji Relokasi Warga Bantaran Sungai
Banjir Berulang di Padang, BNPB Kaji Relokasi Warga Bantaran Sungai
BNPB Pastikan Dukungan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Tapan
BNPB Pastikan Dukungan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Tapan
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
BNPB Siapkan Pengolahan Air Sungai untuk Kebutuhan Pengungsi Banjir Lapau Munggu
BNPB Siapkan Pengolahan Air Sungai untuk Kebutuhan Pengungsi Banjir Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal