Pedestrian Jam Gadang Akan Dibuka 16 Februari 2019

Pedestrian Jam Gadang Akan Dibuka 16 Februari 2019

Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat. (Foto: Syahrul R)

Langgam.id – Kawasan Pedestrian Jam Gadang Kota Bukittinggi, Sumatra Barat yang merupakan ikon objek wisata di daerah tersebut direncanakan dibuka pada Sabtu, 16 Februari 2019.

Taman yang mulai direvitalisasi sejak Juli 2018 itu nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas guna memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

“Pembukaan nanti akan dilaksanakan pada malam Minggu dengan menghadirkan beragam hiburan,” kata Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Rabu (6/2/2019).

Pedestrian Jam Gadang dirancang menjadi kawasan yang ramah anak, ramah disabilitas, serta juga dilengkapi dengan air mancur yang akan disinari oleh lampu berwarna-warni.

Sebagai kota yang menjadi tujuan utama bagi wisatawan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan serta memberikan rasa nyaman bagi pengunjung.

“Masyarakat silakan hadir beramai-ramai pada malam pembukaan tersebut,” ujarnya.(SR)

Baca Juga

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Sengketa Lahan Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum: Pemko Harusnya Tempuh PK Bukan Kekerasan
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!