Bupati Dharmasraya Soroti Rendahnya Realisasi PBB Semester I 2023

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyoroti terendahnya realisasi pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga semester pertama

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerahkan piagam penghargaan saat apel gabungan bulanan bersama ASN. [foto: Pemkan Dharmasraya]

Langgam.id – Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyoroti terendahnya realisasi pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga semester pertama tahun 2023.

Oleh karena, Sutan Riska mengharapkan seluruh kecamatan tahun 2023 untuk mengingatkan kepada seluruh nagari terkait pembayaran PBB agar lebih ditingkatkan. Pasalnya dari tahun ke tahun capaian hanya 60 persen.

”Khusus kepada Camat, agar lebih mengawasi dan memonitor pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dipungut oleh kolektor nagari dan jorong. Karena ada indikasi ketika PBB dijadikan syarat pencairan TPP dan honor, bukti setoran PBB tidak akurat dengan data dalam aplikasi portal PBB Kabupaten Dharmasraya, sehingga wajib pajak merasa dirugikan,” ujar Sutan Riska saat jadi pembina apel gabungan bulanan bersama ASN di halaman kantor bupati di Pulau Punjung, Senin (3/7/2023).

Sutan Riska juga meminta kepada kepala OPD sebagai penanggung jawab retribusi agar penagihan retribusi lebih diperhatikan. Hal ini karena sampai saat sekarang realisasi masih diposisi 21,41 persen, masih sangat jauh dari target.

Menurut Sutan Riska, OPD harus membuat terobosan agar pendapatan yang bersumber dari retribusi daerah ditingkatkan.

Pada kesempatan itu, Sutan Riska memaparkan capaian pendapatan keseluruhan pertanggal 26 Juni 2023 yang baru 34,33 persen. Sedangkan capaian realisasi PAD Juni 45,93 persen. Realisasi pajak daerah 46,98 persen.

Sutan Riska pun meminta capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditingkatkan secara optimal. Karena menurutnya, peningkatan PAD merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.

“Karena PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, baik pelayanan publik maupun pembangunan,” ujarnya

Sutan Riska mengungkapkan, sebenarnya Kabupaten Dharmasraya punya banyak potensi penambahan PAD kalau digali dapat secara maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan kreativitas ASN untuk mengidentifikasi ASN dan mengelola potensi pendapatan baru tersebut.

“Untuk itu, saya perintahkan kepada Sekda, Asisten, dan Badan Keuangan untuk mengkaji segala sesuatu yang dapat meningkatkan akselerasi PAD kita pada tahun-tahun ke depan,” bebernya.

Terkait PAD, Sutan Riska juga mengaku sebenarnya juga sudah menjadi bahan diskusi bersama Forkopimda, khususnya Kejaksaan Negeri Dharmasraya. Bahkan instansi yang dipimpin Dodik Hermawan tersebut siap membantu Pemerintah Daerah untuk mencapai tujuan dimaksud.

Pada apel gabungan bulan Juli dilakukan penyerahan piala, hadiah dan piagam pemenang lomba tingkat nasional, provinsi dan kabupaten. (*/yki)

Baca Juga

Perkuat Sektor Pertanian, Pemkab Dharmasraya Salurkan 14 Unit Traktor untuk Kelompok Tani
Perkuat Sektor Pertanian, Pemkab Dharmasraya Salurkan 14 Unit Traktor untuk Kelompok Tani
Sebanyak 700 titik lampu saat ini sedang dipasang oleh Pemkab Dharmasraya di beberapa titik di daerah tersebut. Pemasangan ini dilakukan
Nobar Piala Dunia di Kantor Bupati, Pemkab Dharmasraya Siapkan Panggung Hiburan dan Bazaar UMKM
Permudah Akses Warga, Jembatan Aramco di Nagari Lubuak Karak Dharmasraya Diresmikan
Permudah Akses Warga, Jembatan Aramco di Nagari Lubuak Karak Dharmasraya Diresmikan
Luas lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatra Barat (Sumbar) berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2022 mencapai 251.591,14 hektare (Ha).
Potensi Pajak Air Permukaan di Dharmasraya Capai Rp9,3 Miliar
Pemkab Dharmasraya Sosialisasikan Pajak Air Permukaan ke Sejumlah Perusahaan Perkebunan
Pemkab Dharmasraya Sosialisasikan Pajak Air Permukaan ke Sejumlah Perusahaan Perkebunan
Pemkab Dharmasraya Percepat Realisasi Pajak Air Permukaan untuk Dongkrak PAD
Pemkab Dharmasraya Percepat Realisasi Pajak Air Permukaan untuk Dongkrak PAD