DLH Agam Ajak Pelajar Peduli Lingkungan Lewat Lomba Lukis dan Cipta Puisi

DLH Agam Ajak Pelajar Peduli Lingkungan Lewat Lomba Lukis dan Cipta Puisi

Lomba melukis yang digelar DLH Kabupaten Agam dengan tema 'Penyelamatan Danau Maninjau dan Batang Agam' (Foto: MC Kab. Agam)

Langgam.id –  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam mengajak pelajar di daerah itu agar peduli terhadap lingkungan, salah satu caranya dengan menggelar lomba melukis serta cipta puisi dengan tema ‘Penyelamatan Danau Maninjau dan Batang Agam’.

Lomba tersebut digelar di Hotel Nuansa, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Selasa (5/11/2019).

Bupati Kabupaten Agam, Indra Catri mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan DLH, karena tema yang diangkat sesuai program strategis daerah yaitu penyelamatan Danau Maninjau dan Batang Agam.

“Ini salah satu upaya untuk mendidik anak agar peduli terhadap lingkungan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Selasa (5/11/2019) siang.

Dikatakannya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendidik anak agar peduli, empati, mencintai dan ikut terlibat menjaga lingkungan.

“Kita menyambut baik pelaksanaan lomba, karena lokasi dan objeknya sudah tepat, seperti Danau Maninjau dan Batang Agam. Sebab kedua objek ini banyak persoalan, terutama ketercemaran,” ungkap Indra.

Danau Maninjau, kata Indra, dahulunya merupakan danau yang indah, bahkan masuk lima danau terindah di dunia. Namun seiring berjalannya waktu, danau yang menjadi kebangaan orang Agam itu sudah tercemar akibat aktivitas budidaya ikan dengan Keramba Jaring Apung (KJA).

“Untuk mengurus itu (strelisasi danau) akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1,3 miliar. Ini kerugian yang sangat besar bagi masyarakat akibat tercemarnya danau tersebut,” ucapnya.

Sementata itu, Kepala DLH Kabupaten Agam, Hamdi menyebutkan, lomba melukis diikuti murid SD sebanyak 32 orang dari 16 kecamatan, cipta baca puisi siswa SMP 32 orang, berasal dari delapan kecamatan yang berada di kawasan Danau Maninjau dan Batang Agam.

Kemudian, lomba foto handphone tingkat SMA se-Agam diikuti 221 orang, yang telah dimulai beberapa hari lalu.

“Masing-masing kategori lomba disediakan hadiah untuk juara I Rp7,5 juta, juara II Rp5 juta dan juara III Rp2,5 juta. Bagi pemenang hadiahnya bakal diserahkan bersamaan dengan penyerahan hadiah TdS etape V di Ambun Pagi,” ujarnya. (*/ZE)

Baca Juga

Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Brand Fashion Lamarema di Bandung. (Dok. Istimewa)
Perempuan Asal Agam Bangun Brand Fashion Lamarema di Bandung, Makin Dikenal Lewat Gamis Elegan
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Polisi Tangkap Pelajar 15 Tahun Terduga Pelaku Curanmor di Agam