Pemkab Agam Ingatkan Sekolah Agar Transparan Kelola Dana Bos

Indra Catri | Bupati Agam Tersangka Ujaran Kebencian

Bupati Agam Indra Catri (Foto: Dok. MC Kab. Agam)

Langgam.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam meminta seluruh sekolah yang ada di daerah itu dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar transparan, apalagi terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

Bupati Kabupaten Agam, Indra Catri menyebutkan, untuk mensukseskan pembangunan bidang pendidikan, Kemendikbud telah menerbitkan Permen Nomor 3 tahun 2019 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler, dan Permendikbud Nomor 31 tahun 2019 tentang petunjuk teknis BOS afirmasi dan BOS kinerja.

“BOS afirmasi ditujukan bagi sekolah berada di daerah yang dianggap masih tergolong 3T (terluar, terjauh dan tertinggal). Sedangkan BOS kinerja ditujukan bagi satuan pendidikan yang dinilai mempunyai kinerja baik dalam pengelolaan sekolah terhadap delapan Standar Mutu Pendidikan (SMP), yang terlihat dari rapor mutu dan perolehan nilai rata-rata UN atau USBN,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Jumat (18/10/2019).

Jadi, kata Indra Catri, melalui regulasi tersbut, mekanisme PBJ yang bersumber dari dana BOS, sudah diatur.

“Sebab untuk PBJ di sekolah dapat dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) atau luring (luar jaringan),” jelasnya.

Dikatakannya, PBJ di sekolah dengan besar belanja sampai Rp50 juta dapat dilakukan secara daring yang diterapkan Kemendikbud melalui aplikasi Sistem Pengadaan Barang Jasa di Sekolah (SIPLah).

Sedangkan PBJ di atas Rp50 juta, bisa dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu Perpres Nomor 16 tahun 2018.

Menurutnya, aplikasi SIPLah dibuat sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas, transparasi dan efektivitas serta pengawasan PBJ di sekolah, dengan dana yang bersumber dari dana BOS regular dan kinerja di Kemdikbud.

Dia menilai, aplikasi tersebut perlu didukung bersama. “Kita berharap setelah sosialisasi penerapan SIPLah, Kepala Dinas Pendidikan diminta mensosialisasikan kebijakan ini ke sekolah untuk segera diterapkan,” ungkapnya.

Terkait daerah yang belum terlayani jaringan telekomunikasi, kata Indra Catri, semoga PT. Telkom atau Provider lain dapat mengembangkan layanannya ke seluruh daerah. “Supaya manfaat dari kebijakan ini bisa dirasakan secara maksimal,” katanya. (*/ZE)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH
Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH
Menko PMK Resmikan Pemakaian Huntara untuk Korban Bencana di Palembayan
Menko PMK Resmikan Pemakaian Huntara untuk Korban Bencana di Palembayan
Targetkan Selesai dalam Beberapa Hari, Bupati Agam Cek Pembangunan Huntara di Palembayan
Targetkan Selesai dalam Beberapa Hari, Bupati Agam Cek Pembangunan Huntara di Palembayan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang