Nihil Kasus Baru, Kasus Aktif Covid-19 di Bukittinggi Tinggal 1 Orang

Langgam.id-covid-19

Ilustrasi. [foto: canva.com]

Langgam.id – Pemko Bukittinggi melaporkan bahwa di kota wisata tersebut tidak ada penambahan kasus baru covid-19 pada Rabu (27/10/2021).

Hal ini berdasarkan data yang disampaikan Pemko Bukittinggi dalam akun Instagram @pemko_bukittinggi pada Kamis (28/10/2021).

“Data 27 Oktober 2021 menunjukkan tidak ada penambahan kasus baru,” tulis akun tersebut.

Selain itu, kemarin juga tidak ada penambahan pasien yang sembuh dan kasus meninggal.

Sementara itu, Pemko Bukittinggi menyebutkan bahwa kasus aktif covid-19 saat ini tinggal 1 orang dan kini menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Penyusunan Anggaran 2022, Wako Bukittinggi: Kita Tidak Ingin Kegiatan Bersifat Seremonial

1 kasus aktif covid-19 tersebut berada di Kelurahan Tarok Dipo.

Pemko Bukittinggi menerangkan, bahwa dari Maret 2020 hingga saat ini jumlah kasus terkonfirmasi di daerah itu ada 4.405 orang.

Kemudian, 4.303 selesai isolasi dan meninggal ada 97 orang.

Baca Juga

Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit
Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap
Nini Mushani, calon jemaah haji melayani suaminya Syafei Nawa’an. Foto Humas Kemenhaj.
Penantian 14 Tahun Berbuah Haru, Pasutri Asal Padang Akhirnya Berangkat Haji